MAKKAH, FAKTA – Setelah pelaksanaan wukuf di Arafah dan bermalam atau mabit di Muzdalifah, jutaan Jemaah haji dari seluruh dunia, termasuk dari Indonesia, melanjutkan rangkaian ibadah hajinya dengan melontar jumrah Aqabah pada tanggal 10 Dzulhijjah 1445 H.
Machmud Zulkiram selaku Petugas Haji Daerah (PHD) Kloter 15 Embarkasi Makassar melaporkan, Jemaah haji Kloter 15 tiba di Mina dari Muzdalifah pada hari Minggu, 10 Dzulhijjah 1445 H. Bus pertama yang mengangkut jemaah tiba pada pukul 06.30 Waktu Arab Saudi (WAS), sementara bus terakhir tiba pada pukul 08.20 WAS.
Perjalanan ini merupakan bagian dari rangkaian ibadah haji yang harus dilalui oleh setiap jemaah. Setibanya di Mina, Jemaah segera menempati tenda masing-masing untuk beristirahat sejenak setelah menempuh perjalanan yang cukup melelahkan.
Setelah beristirahat, mereka akan melanjutkan ibadah haji, termasuk melontar jumrah di Jamarat.
Lebih lanjut disampaikan Machmud Zulkiram, Jemaah haji Kloter 15 Embarkasi Makassar berangkat untuk melontar Jumratul Aqabah pada pukul 15.00 WAS, lebih cepat satu jam dari jadwal yang ditentukan oleh pihak maktab.
Meskipun suhu pada pelaksanaan Jumratul Aqabah mencapai 43°C namun para Jemaah tetap melaksanakan rangkaian ibadah haji tersebut dengan penuh khidmat.
Setelah melontar jumrah, jemaah melakukan tahallul dengan menggunting rambut sebagai tanda telah selesai berihram. Dan setelah itu para Jemaah haji Kloter 15 kembali ke kemah di Mina dengan wajah penuh kebahagiaan.
Meskipun harus berjalan sejauh kurang lebih 4 Kilometer di bawah terik matahari, tidak mengurangi semangat Jemaah haji dalam menjalankan ibadah yang suci tersebut.
Dan pada hari ini, Senin 11 Dzulhijjah 1445 H, sejak pukul pukul 03.00 WAS Jemaah haji Kloter 15 Embarkasi Makassar termasuk Penjabat Gubernur Maluku Utara, Samsuddin A. Kadir, kembali berangkat menuju jamarat untuk melontar jumrah Ula, Wustha, dan Aqabah.
Ibadah ini dilaksanakan dengan penuh khidmat sebagai bagian dari rangkaian wajib haji. Kehadiran Pj Gubernur Maluku Utara di tengah-tengah Jemaah disambut hangat dan memberikan semangat tambahan kepada jemaah asal Maluku Utara.
AD/KEMENAG MALUT