BERITA UTAMALiputan Haji 2026

Rasa Kecewa, Pesawat Alami Kerusakan, CJH Kloter 15 Terlantar 5 Jam di Area Parkir Bandara

×

Rasa Kecewa, Pesawat Alami Kerusakan, CJH Kloter 15 Terlantar 5 Jam di Area Parkir Bandara

Sebarkan artikel ini
Para jamaah CJH rasa kecewa, pesawat mengalami kerusakan, CJH Kloter 15 terlantar 5 Jam di Area Parkir Bandara Makassar. Foto: KEMENAG MALUT/Fakta)

MAKASSAR, FAKTA – Lagi-lagi, Pesawat Garuda Indonesia yang membawa Calon Jemaah Haji (CJH) dari Embarkasi Makassar mengalami kerusakan yang berakibat pada keterlambatan keberangkatan CJH.

Sebelumnya, pesawat dengan nomor penerbangan GA-1105 rute Makassar – Madinah pada tanggal 15 Mei 2024 mengalami kebakaran dan melakukan pendaratan ulang.

Kini pesawat dengan nomor penerbangan GA-1115 yang digunakan CJH Kloter 15 (kloter gabungan) asal Maluku Utara dan Sulawesi mengalami kerusakan pada AC pesawat (23/05/2024).

Ketua Kloter 15 Djamaluddin Sehat, S.Ag. saat di konfermasi membenarkan hal tersebut, Djamaluddin menjelaskan bahwa, setelah semua CJH kloter 15 berada dalam pesawat kurang lebih satu jam, pesawat tidak juga berangkat, akhirnya para petugas mengambil langkah menemui awak pesawat untuk meminta penjelasan, menurut Djamaluddin pihak pesawat menyampaikan bahwa terjadi kerusakan pada AC pesawat dan sedang diperbaiki, “beberapa menit lagi setelah AC di perbaiki kita langsung take off”, ujar awak petugas pesawat.

Namun setelah lama menunggu dan tidak ada udara dalam pesawat jemaah semakin gerah, kepanasan dan akhirnya semua jemaah turun ke area parkir pesawat hingga 5 jam.

Senada dengan ketua kloter, Pembimbing Ibadah Haji Daerah H. Mahmud Zulkiram menambahkan bahwa awak pesawat tidak konsisten dan tidak jelas memberikan alasan penundaan, awalnya mereka jelaskan pesawat belum bisa berangkat karena menuggu rekomendasi izin dari India karena saat ini (dini hari tadi) pihak India belum mengizinkan pesawat melintasi udara india, padahal sebelumnya mereka menyampaikan bahwa ada kendala teknis.

Hal ini membuat Jemaah yang lain panik sekaligus trauma dan tidak mau lagi naik ke pesawat yang telah di perbaiki tersebut, menurut salah satu jemaah menyampaikan bahwa dia ingin agar pihak Garuda mengganti pesawat yang lain “saya trauma jadi harus ganti pesawat, pungkasnya.

Kepala kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara Drs. H. Amar Manaf, M.SI, setelah menerima laporan tersebut langsung menuju bandara untuk mengecek secara langsung sekaligus meminta kejelasan kepada pihak Garuda dan berdiskusi dengan para CJH.

H . Amar Manaf saat di lokasi kejadian merasa kecewa atas pelayanan pihak maskapai penerbangan Garuda Indonesia. Ia meminta pihak Garuda untuk benar-benar melakukan evaluasi dan pengecekan kelayakan pesawat sebelum digunakan.

Selain itu, Amar meminta pihak Garuda agar bertanggung jawab serta lebih transparan dalam memberikan penjelasan terkait alasan penundaan karena ini mempengaruhi psikologis CJH apalagi di dalam pesawat banyak jemaah lansia. Kejadian ini telah membuat kecewa, panik dan trauma pada jemaah.

Kakanwil juga berupaya menenangkan para CJH yang tidak lagi mau naik ke pesawat karena khawatir dan trauma, namun dengan kelihaian dan kebijaksanaan kakanwil dalam meyakinkan para CJH maka seluruh jemaah bersedia naik kembali ke pesawat.

Sebelum kita semua naik pesawat dan berangkat mari kita berdoa bersama semoga perjalanan kita ini selalu di lindungi oleh Allah dan kita semua sehat selamat hingga kembali, ajak kakanwil sebelum jemaah naik ke pesawat.

Turut hadir mendampingi Kakanwil pada saat kejadian tersebut antara lain Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Maluku Utara, Drs. H. Ridwan Kharie dan Kepala Bidang Penyeenggara Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Provinsi Maluku Utara Samsuddin Fatahuddin, S.Ag.

ALDY/HUMAS KEMENAG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *