Provinsi Malut

440 Jemaah Haji Asal Malut Siap Bertolak Menuju Madinah

×

440 Jemaah Haji Asal Malut Siap Bertolak Menuju Madinah

Sebarkan artikel ini
(FOTO: HUMAS KEMENAG MALUT/FAKTA)

Kloter 13 Embarkasi Makassar Berangkat Ke Madinah Hari Ini

MAKASSAR, FAKTA – Sebanyak 440 Jemaah Haji dan 8 petugas haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 13 asal Provinsi Maluku Utara berangkat menuju Madinah, Arab Saudi, menggunakan maskapai Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GIA 1113. Penerbangan ini berlangsung tepat pukul 18.11 WITA pada Selasa (21/05/2024).

Penerbangan Kloter 13 yang seharusnya berjumlah 450 jemaah mengalami pengurangan karena dua jemaah sakit. Satu jemaah sakit saat masih berada di Ternate dan satunya lagi sakit setelah tiba di Embarkasi Makassar. Meski demikian, seluruh persiapan dan keberangkatan tetap berjalan lancar berkat koordinasi yang baik antara PPIHD Provinsi Malut dan PPIH Sulawesi Selatan.

Keunikan dari penerbangan Kloter 13 ini adalah tergabungnya jemaah termuda dan tertua dari Provinsi Maluku Utara. Jemaah termuda adalah Nadine Syukraha Oding, berusia 20 tahun, asal Kota Ternate. Sedangkan jemaah tertua adalah Abd Mutalib Abd dari Kabupaten Halteng dan Abdul Hamid dari Kabupaten Haltim, yang keduanya berusia 90 tahun. Keberadaan mereka menambah semangat dan kebersamaan di antara para jemaah.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara, H. Amar Manaf yang didampingi Bupati Kab. Halsel, Hasan Ali Bassam Kasuba dan Kabag TU Kanwil Kemenag Malut, H. Ridwan Kharie saat melepas jemaah Kloter 13 di Aula Keberangkatan Embarkasi Makassar, menyampaikan pesan penting kepada para jemaah. Ia mengingatkan agar menjaga kesehatan dan selalu mengikuti arahan tim kesehatan yang mendampingi, agar seluruh rangkaian ibadah haji dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar.

Lebih lanjut, H. Amar Manaf mengingatkan bahwa kondisi cuaca di Arab Saudi saat ini sangat panas. Berdasarkan informasi dari petugas yang sudah berada di sana, jemaah diminta untuk menghindari kegiatan di luar ruangan yang tidak penting, selalu membawa air minum, serta menggunakan topi atau payung. Kakanwil juga menekankan pentingnya selalu memakai sandal atau alas kaki saat berada di luar ruangan untuk mencegah terkena panas dari jalanan di sana.

Mengakhiri arahannya, Kakanwil berharap para jemaah selalu dalam keadaan sehat dan dapat kembali ke tanah air dengan selamat, membawa berkah bagi keluarga, bangsa dan negara. Doakan negeri ini agar menjadi negeri yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.

ALDY/HUMAS KEMENAG MALUT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *