Kab Halteng

Tahun 2024, Distan Halteng Fokus pada Program Intensifikasi, dan Ekstensifikasi lahan, untuk penanaman Padi.

×

Tahun 2024, Distan Halteng Fokus pada Program Intensifikasi, dan Ekstensifikasi lahan, untuk penanaman Padi.

Sebarkan artikel ini

Halteng – Kabupaten Halmahera Tengah, dibawah kepemimpinan Ikram M. Sangadji, selaku Penjabat Bupati Halmahera Tengah. Dalam memimpin Kabupaten Halmahera Tengah terdapat 5 (lima) program utama yang menjadi prioritas kebijakan pembangunan.

Lima program tersebut, dua diantaranya adalah kemiskinan, ekonomi dan UMKM, jika ditarik garis lurus, maka dua program tersebut di atas menjadi tugas dan fungsi Dinas Pertanian Kabupaten Halmahera Tengah untuk dapat diterjemahkan dalam bentuk program dan kegiatan.

Dengan 2 (dua) program tersebut, Dinas Pertanian pada tahun 2024 memprogramkan kegiatan intensifikasi dan ekstensifikasi lahan lahan potensial khususnya lahan sawah untuk bisa olah dan dimanfaatkan untuk kegiatan tanam padi.

Kadis Pertanian Kabupaten Halmahera Tengah Yusmar Ohorella Ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa, PJ Bupati Ikram memiliki target untuk tahun 2024 produksi beras di bulan
januari sampai desember, Kabupaten Halmahera Tengah berjumlah 2.800 ton, dengan target luasan 500 ha.

Untuk Pencanangan awal untuk luas tanam seluas 110 ha (januari – Mei) telah dilakukan penanaman pada tgl 29 Desember 2023 yang berlokasi di Desa Lembah Asri, Bulan Maret di lakukan penanaman di Desa wairoro Indah dan pada tanggal 1 Mei 2024, Penjabat Bupati Halmahera Tengah akan kembali melakukan kegiatan tanam padi di Desa Persiapan Era Fagogoru (trans Waleh SP 1), kecamatan Weda Utara. “Ungkapnya”. Sabtu 27/04/2024

Lahan sawah Desa Persiapan Era Fagogoru (trans SP 1) Kecamatan Weda Utara

Tambah Yusmar, untuk perluasan areal tanam 110 ha, ini dilakukan di 3 (tiga) Desa yakni, Desa Lembah Asri, Desa Wairoro Indah Kecamatan Weda Selatan dan Desa Persiapan Era Fagogoru (Trans waleh SP 1), Kecamatan Weda Utara. Untuk memenuhi target luasan 500 ha tersebut, pada awal bulan juli 2024 akan dilakukan olah lahan sawah yang telah dipanen untuk kegiatan tanam padi kembali, “Tuturnya”.

Lanjut Yusmar, dengan program intensifikasi dan Ekstensifikasi lahan lahan potensial khususnya sawah yang selama ini tidak diolah, agar dapat diolah untuk kegiatan tanam padi. Selain untuk perluasan areal tanam (PAT), Program ini juga dapat mendorong untuk meningkatkan pendapatan petani, mengatasi kemiskinan dan menjawab ketika terjadinya kerawanan pangan atau bahkan lebih para lagi terjadinya krisis pangan sebagaimana yang dicatat oleh World Food program (WFP), yakni lebih dar 333 juta orang di 78 (tujuh puluh delapan) negara mengahadapi kerawanan pangan akut” jelasnya”.

“Oleh karena itu, program akselerasi untuk intensifikasi dan ekstensifikasi lahan yang sedang di gencarkan, merupakan Langkah ikhtiar paling mungkin untuk menjawab akan ketersedian kebutuhan Masyarakat akan pangan (beras)” Bilang Yusmar.

Dikarenakan Pj. Bupati Halmahera Tengah, memiliki target pada tahun 2024, Kabupaten Halmahera Tengah menjadi penyedia pangan (beras) di Provinsi Maluku Utara,”Tandasnya”. (Faisal/Yeri).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *