Halteng – Dalam masa Kepemimpinan Pj Bupati Halmahera Tengah Ikram M Sangadji, Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Tengah, terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam hal ini meningkatkan kesejahteraan para petani di wilayah Kabupaten Halmahera Tengah.
PJ Bupati Halmahera Tengah Ikram M Sangadji didampingi oleh Kadis Pertanian Kabupaten Halmahera Tengah Yusmar Ohorella,
melaksanakan kunjungan kerja Ke Kementerian Pertanian RI membicarakan hal-hal yang berkaitan dengan peningkatan Kesejahteraan Para Petani Lokal. Kamis (29/02/2024)
![]()
Dalam Tatap muka yang dilaksanakan bertempat di Kantor Kementerian Pertanian RI bersama Bapak Menteri Pertanian Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman, M.P,, PJ Bupati Halmahera Tengah Ikram M Sangadji memaparkan soal Produksi Padi di Kabupaten Halmahera Tengah yang terus meningkat dari tahun ke tahun, dimana pada periode Januari-September 2023 telah mampu Produksi Padi jenis Inpari 32 mencapai 176 ton di atas lahan seluas 105 hektar yang terdapat di dua kawasan, yakni Kecamatan Weda Selatan dan Weda Utara.
“Tahun 2024 ini Pemerintah Daerah Halteng telah target produksi padi capai 2.835 ton dan rencananya di akhir Februari 2024 akan dilakukan penanaman musim kedua di atas lahan 60 Ha,”Tutur Bupati Ikram.
“Alhamdulillah Kami telah mendapatkan kesempatan melakukan Audience dengan Bapak Menteri Pertanian Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman, M.P, saya (Pj Bupati Halteng,) didampingi oleh Kadis Pertanian Halteng melaporkan secara langsung seputar pertanian di Kabupaten Halmahera Utara,”Sambung Bupati Ikram.
Tambah Bupati Ikram, kami Juga telah mengajukan kesediaan Bapak Menteri Pertanian RI Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman, M.P, untuk berkunjung ke kawasan pangan di Kecamatan Weda Selatan Kabupaten Halmahera Tengah, dalam rangka penanaman Padi jenis Inpari 32 musim tanam ke II di atas lahan sawah 60 Ha, melaksanakan dialog dengan petani, kunjungan lahan pertanian pangan pesantren Salman Al Farizi dan kunjungan integrated food estate antara jagung hybrida serta peternakan sapi di atas lahan 100 Ha dari target luasan 300 Ha, “Pungkasnya” (Yeri)