komandan kodim 1512/weda sambut kedatangan kasad di patani
kepala staf angkatan darat (kasad) jenderal tni maruli simanjuntak didampingi ketua umum persit kartika candra kirana paulina pandjaitan melakukan kunjungan kerja di desa yondeliu, kecamatan patani, selasa(06/02/2024)
kegiatan tersebut juga dihadiri panglima kostrad (pangkostrad) letnan jenderal (letjen) muhammad saleh mustafa.
![]()
kehadiran kasad jenderal maruli simanjuntak di desa yondeliu, kecamatan patani, kabupaten halmahera tengah dalam rangka melakukan kick off tni ad manunggal air. dimana kasad jenderal tni maruli simanjuntak meresmikan 1.898 titik air yang telah dilaksanakan oleh tni-ad tersebar diseluruh indonesia.
program tni manunggal air itu diberi bantuan berupa penyediaan air bersih bagi masyarakat
Dalam sambutannya, Jenderal TNI Maruli mengaku sangat bangga bisa hadir di Patani. “Saya bangga sekali bisa hadir disini. Program TNI Manunggal Air ini juga disertakan beberapa program utama di TNI AD yaitu mengenai air bersih, membuka lahan dan juga alam serta pengamanan sampah dan lainnya,” ucap Maruli.
Maruli mengaku ketersediaan air bersih bagi masyarakat sangat penting. “Saya yakini salah satu penyebab kemiskinan dan stunting adalah kendala air bersih,” pungkasnya.
“Stunting itu identik dengan air bersih, sehingga komitmen menjalankan engada air bersih untuk masyarakat,” tandanya.
Halteng dipilih sebagai titik Kick Off TNI Manunggal Air lantaran Pemda, perusahan berkerjasama dengan TNI. Semua pangdam, teman-teman kepolisian, sama-sama mengawal. Paling tidak negara yang subur ini jangan sampai ada kendala tentang air bersih. “Kebutulan kami banyak berdiskusi dengan PJ Bupati Halteng, kalau hal ini kita kerjakan di darah-daerah saya yakin peningkatan Perekonomian masyarakat akan meningkat,” aku Maruli.
Untuk itu masyarakat bisa menyiapkan pangannya sendiri. Jadi nilai jual akan berputar di masyarakat dan harga bisa stabil. “Untuk itu kita bisa kerjakan, tapi tanpa kerjasama semua unsur akan susa dilaksanakan. Mudah-mudahan Halteng menjadi contoh di bagi daerah yang lain,” tuturnya.
Sementara itu Plt. Gubernur M. Al Yasin Ali dalam sambutannya menyampaikan atas nama pemprov Malut mengucapkan selamat datang KASAD bersama istri di Maluku Utara khususnya di desa Yondeliu, Kecamatan Patani, Kabupaten Halmahera Tengah.
Yasin mengatakan sumber air bersih dan sanitasi layak adalah kebutuhan dasar manusia. Salah satu dalam tujuan pembangunan berkelanjutan dalam sektor lingkungan hidup adalah kesediaan air bersih dan sanitasi.
![]()
Hari ini sama-sama kita saksikan di desa Yondeliu dalam rangka mendukung program yang digagas TNI AD. Gagasan Manunggal Air ini adalah bentuk dari kepedulian TNI AD kepada masyarakat yang tinggal di wilayah yang rentan krisis air. “TNI AD hadir ditengah-tengah masyarakat untuk mengatasi kesulitan dengan memberikan solusi yang tepat,” katanya.
“Saya sangat mendukung apa yang dilakukan oleh KASAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak saat ini. Pasalnya tidak hanya melahirkan program Manunggal Air tapi banyak program TNI yang tepat sasaran yang bermanfaat bagi masyarakat yang tinggal jauh dari perkotaan. “Oleh karena itu saya berharap dengan adanya program ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin dan dijaga serta dirawat agar penggunaan fasilitas air bersih dapat dirasakan semua elemen masyarakat,” tuturnya.
“Saya apresiasi dan terimakasih kepada KASAD dan seluruh anggota TNI yang telah menjadikan Halteng sebagai salah satu fokus pembangunan melalui program ini,” pungkasnya.
Amatan koran ini, Jenderal TNI Maruli melakukan penanaman pohon dan pohon yang ditanam adalah pohon mangga. Selain itu juga Maruli membuka keran air sebagai tanda Kick Off TNI Manunggal Air.
![]()
Tak itu saja, Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyampaikan bahwa agenda kunjungan di Patani tersebut dirinya didampingi Pangkostrad Letjen Muhammad Saleh Mustafa yang juga putra daerah Maluku Utara khususnya putra Patani. “Pangkostrad ini putra asli Maluku Utara dan neneknya orang Patani,” ucapnya.
Maruli juga menyampaikan anggotanya Pangkostrad sebanyak 30.000 orang lebih. Perlengkapan tempur juga yang paling lengkap. “Jadi secara sejarah orang Maluku Utara ini mempunyai panglima perang yang hebat hebat,” katanya. (Pendim1512 Faisal)