![]()
TIKEP – Faktainvestigasi.com | Sejumlah mahasiswa dan Pemuda Desa Nuku berunjuk rasa di depan Gedung Kantor Desa Nuku, Kecamatan Oba Selatan, Kota Tidore Kepulauan (Tikep) Provinsi Maluku Utara (Malut) Jum’at (28/04/2023)
Mayoritas massa mengenakan kaos biasa, masing-masing membawa sejumlah spanduk yang di pegang dan dipajang di pagar depan kantor Desa
Spanduk yang dipajang di depan Kantor desa tersebut bertuliskan “Tidak Ada Keterbukaan Pemerintah Desa terhadap Masyarakat”
Massa mahasiswa dan Pemuda juga melakukan aksi pembakaran ban mobil di depan pagar Kantor Desa.
Menurut Husain Mahasiswa Nuku, ketidak Transparansi Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) ini sangat merugikan Masyarakat Akibat dari ulah Pemdes yang kian tertutup
“Semua masyarakat desa nuku Merasa Di bohongi dengan Ketidak Jelasan ADD dan DD Yang mana Anggaran Dari Tahun 2021 sampai 2023 Terus Dicairkan Namun Program Dalam Desa Banyak Yang Tak tuntas,” Ujar Husain dalam Orasinya.
Sementara itu Irfan Pemuda Desa Nuku mengatakan, Sangat sulit untuk mempercayai pemerintah desa saat ini karena, ADD dan DD yang begitu besar, Sangat disayangkan banyak program Yang Tidak Diselesaikan.
Sambung irfan Dalam Orasinya, dengan tertutupnya Pemdes Persoalan ADD dan DD ini Kami Bakal Melakukan Aksi Yang Lebih Besar dan itu akan kami lakukan di inspektorat tikep dengan desakan kembali mengaudit Program di Desa Nuku.
“Jadi, disini yang bisa dipercaya adalah suara lantang untuk terus melawan dan tangan kiri yang dikepal untuk melawan,” kata irfan dalam orasinya.
Aksi yang digelar kurang lebih 4 jam tersebut Berjalan lancar Camat Oba Selatan dan Kapolesek oba beserta Anggota Turut hadir menyaksikan unjuk rasa namun kades dan Sekdes Tidak Berda Ditempat. (Dzar)