![]()
Kepala Desa Lata-Lata Devenitif Muhammad Nur Senen bersama istri berpose bersama Bupati Halsel Usman Sidik usai dilantik sebagai Kades periode 2023-2029
HALSEL – Kepala desa Lata-Lata Muhammad Nur Senen akhirnya dilantik oleh Bupati Halmahera Selatan (Halsel) Usman Sidik, bersama 13 kepala desa lainnya yang dilakukan diruang Aula Kantor Bupati, pada Selasa 14 Februari 2023, pagi tadi.
Salah satu tokoh perempuan asal desa Lata-Lata Nur Khadijah Gama kepada media ini mengatakan bahwa usai dilantik kepala desa Lata-Lata berakhir pula massa pro dan kontra ke masing-masing kandidat pada pemilihan kepala desa Lata-Lata baru-baru ini. Dia berharap bahwa tandanya pelantikan dan ditetapkannya Muhammad Nur Senen sebagai Kepala desa Lata-Lata maka semua masyarakat Lata-Lata harus legowo dan mau menerima pemerintahan desa yang baru saja dilantik oleh Bupati Halsel Usman Sidik.
“Saya ucapkan selamat kepada bapak M Nur Senen sebagai kepala desa Lata-Lata periode 2023-2029. Selamat bertugas bapak, dinegeri kami yang selama ini ketertinggalan dalam pembangunan, selamat menjalankan tugas dan sukses selalu. Saya juga meminta pada semua keluarga besar saya dan warga masyarakat Lata-Lata agar menerima Bapak Muhammad Nur Senen sebagai kepala desa kita yang baru. Mari kita sama-sama bahu membahu membangun desa Lata-Lata yang lebih baik lagi bersama pemerintahan Bapak Muhammad Nur Senen,” kata Dija saat ditemui di kediamannya di kota Ternate, pada Selasa sore.
Selain itu, Dija juga meminta pada semua elemen masyarakat yang peduli terhadap desa Lata-Lata agar bersama-sama duduk membicarakan 6 tahun kedapan dimasa pemerintahan M Nur Senen ini. Karena desa Lata-Lata saat ini menurut dia sangat membutuhkan sekali sportifitas dan kekompakan seluruh elemen masyarakat dalam membangun desa itu.
“Mari kita sama-sama menyudahi seluruh sentimen dan permusuhan kita selama Pilkades kemarin. Desa Lata-Lata saat ini sangat membutuhkan pada kalian semua, terutama pada generasi muda yang punya pemikiran yang cerdas dan pemikiran yang cemerlang. Desa Lata-Lata sangat merindukan kalian semua untuk memulihkan kembali namanya dalam pembangunan desa pada enam tahun kedepan. Jangan lagi bertikai dan jangan lagi perang urat saraf di media sosial, kalian masih rindu desa Lata-Lata kan,, mari kita sama-sama membangun negeri kita,” ujar Dija dengan nada sedih.
Sementara itu ditempat terpisah Ketua BPD desa Lata-Lata Hasan Maici juga menyampaikan hal yang serupa. Dia berharap konflik Pilkades Lata-Lata segera diakhiri agar sama-sama memfokuskan diri untuk hal-hal yang belum tuntas di negeri itu.
“Kalau kita masih ada sekat-sekat dan masih mau memisahkan diri dari desa Lata-Lata, maka tidak akan mungkin ada perubahan di negeri itu. Makanya dalam kesempatan ini saya minta semua warga desa Lata-Lata baik yang ada di dalam desa maupun yang ada diluar desa agar sama-sama kita duduk membahas nasib desa kita kedepan bersama bapak M Nur Senen, Jangan lagi mengadu domba persoalan yang bukan-bukan, mari kita ciptakan keharmonisan dan keberagaman kita dalam desa agar kita bisa disegani oleh seluruh desa yang ada di kabupaten Halsel,” tuturnya.
Hasan berjanji usai dilantik ini, dia bersama perangkatnya akan menemui kepala desa yang baru untuk membahas problem dan masukan warga soal pembangunan desa Lata-Lata pada jangaka pendek dan jangka menengah. Apalagi kata dia, saat ini masyarakat disana masih ada yang menunggu kehadiran bapak M Nur Senen untuk memberikan ucapan selamat usai dilantik oleh Bupati sebagai Kepala Desa Lata-Lata yang baru.
“Saya sudah hubungi kepala desa yang baru dilantik, beliau siap menerima lembaga BPD untuk duduk bersama-sama membicarakan hal-hal tehknis soal desa kita kedepan nanti. Selain datang menemui kami kades yang baru juga akan melakukan pertemuan dengan warga dalam memberikan ucapan selamat kepada bapak kades yang baru di kediamannya di desa Lata-Lata pada Rabu besok. Muda-mudahan aman dan lancar dalam perjalan menuju desa kami,” harapnya.
Sementara itu, Bupati dalam sambutannya menyampaikan, ucapan selamat kepada para kepala desa yang baru dilantik. Ucapan terimakasih serta apresiasi juga kepada panitia Pilkades kabupaten yang sukses melaksanakan tahapan pemilihan, meski panitia kabupaten diperhadapkan dengan sejumlah masalah tetapi pelantikan tetap dilaksanakan.
Bupati, berharap, kepala desa yang telah dilantik semoga mampu membantu Pemda Halmahera Selatan dalam membangun desa. Usman menyebut, di Halmahera Selatan terdapat 6 Desa yang sampai saat ini sukses membangun desa.
“Ada desa yang paling indah, di Halmahera Selatan terdapat 6 desa, salah satunya Desa Modayama,” ungkapnya.
Bupati juga berpesan kepada para kepala desa untuk melakukan study banding di Desa Modayama, sebab desa tersebut bisa di jadikan contoh pembangunan. Kepala desa harus belajar ke Desa Modayama. Jadi tidak perlu jauh-jauh studi banding, datang studi banding ke Modayama. Desa Modayama bak singapura jika dilihat malam hari.
“Kepala Desa Modayama mampu menyulap desa itu kaya singapure, kalau waktu malam melintas telihat desa itu kaya singapura,” kata Usman.
Diketahui 13 Kepala Desa yang dilantik diantaranya, Desa Fluk, Desa Tawa, Desa Panamboang, Desa Talimau, Desa Karamat, Desa Wayasioang, Desa Laluin, Desa Lata-Lata, Desa Pasingbaos, dan Desa Tobaru. Untuk kepala desa hasil PAW diantaranya, Desa Marabose, Desa Sumber Makmur, dan Desa Maritiso.
ALDY M