Budaya LokalKab Taliabu

Balai Bahasa Diskusikan Penyusunan Modul Pembelajaran Bahasa Daerah

×

Balai Bahasa Diskusikan Penyusunan Modul Pembelajaran Bahasa Daerah

Sebarkan artikel ini
Balai Bahasa Maluku Utara, menggelar penyusunan DKT Modul Pembelajaran Bahasa Daerah di Kabupaten Pulau Taliabu, Jumat, 30 Januari 2026. (Foto: Pemkot Ternate)

Taliabu – Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara menggelar Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT) Penyusunan Modul Pembelajaran Bahasa Daerah. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 29 Januari 2026, bertempat di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pulau Taliabu.

DKT ini bertujuan menyusun modul pembelajaran bahasa daerah yang akan direvitalisasi di Kabupaten Pulau Taliabu, khususnya bahasa Taliabu. Kegiatan tersebut diikuti oleh 15 peserta yang terdiri atas praktisi bahasa daerah Taliabu, pengawas, perwakilan kepala SD dan SMP, guru penggerak, serta perwakilan komunitas.

Selama diskusi, peserta mendapatkan materi tentang peran Dinas Pendidikan dalam pelaksanaan pembelajaran bahasa daerah di tingkat SD dan SMP. Selain itu, peserta juga dibekali materi penyusunan modul ajar serta metode dan strategi pembelajaran bahasa daerah.

Kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini berhasil menghasilkan modul ajar untuk jenjang pendidikan SD dan SMP. Modul tersebut disusun sebagai panduan pembelajaran bahasa daerah Taliabu yang kontekstual dan aplikatif.

Untuk jenjang SD, modul memuat materi puisi, mendongeng, dan tembang tradisi yang dekat dengan dunia anak. Sementara itu, modul untuk jenjang SMP berisi materi pidato, komedi tunggal, dan keterampilan menulis cerpen.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara, Nukman, menyampaikan bahwa penyusunan modul ini diharapkan menjadi langkah awal pengembangan kurikulum bahasa daerah di Pulau Taliabu. “Kami berharap peserta yang hadir dapat menjadi pemantik dalam proses pelaksanaan pembelajaran bahasa daerah, baik di sekolah maupun komunitas,” kata Nukman.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pulau Taliabu, Damruddin, menyambut positif pelaksanaan DKT tersebut. Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan visi strategis dinas dalam membentuk peserta didik yang bangga dan terampil menggunakan bahasa daerah Taliabu sebagai identitas budaya lokal di era global.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pulau Taliabu berencana menyusun kurikulum muatan lokal. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen dinas dalam mendukung keberlanjutan pembelajaran bahasa daerah.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *