BERITA UTAMAKab Halteng

BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Kartu Kepesertaan bagi Pekerja TKBM

×

BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Kartu Kepesertaan bagi Pekerja TKBM

Sebarkan artikel ini
Bupati Halmahera Tengah, didampingi oleh Wakil Bupati dan Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Maluku menyerahkan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis kepada perwakilan TKBM Halmahera Tengah. (Foto: BPJS Ketenagakerjaan)

Halteng – Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah menggelar acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-35 dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan. BPJS Ketenagakerjaan pun memanfaatkan momentum ini menyerahkan simbolis kartu kepesertaan bagi para pekerja Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM).

Penyerahan simbolis ini dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Utamanya bagi para pekerja sektor informal, khususnya TKBM yang selama ini memiliki tingkat risiko kerja yang cukup tinggi.

Bupati Halmahera Tengah, Ikram M. Sangadji, menyampaikan apresiasi terhadap seluruh pihak yang telah berkontribusi bagi pembangunan daerah. Termasuk BPJS Ketenagakerjaan sebagai mitra strategis dalam memberikan perlindungan sosial bagi pekerja.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Ternate, I Wayan Alit Mahendra Putra Adi N, menjelaskan bahwa, dengan menjadi peserta, para pekerja TKBM kini berhak atas beberapa manfaat perlindungan. Seperti Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKm), serta Jaminan Hari Tua (JHT).

Alit menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah atas dukungan nyata terhadap jaminan sosial ketenagakerjaan. “Kami sangat mengapresiasi langkah progresif Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah dalam memberikan perlindungan ketenagakerjaan bagi para pekerja TKBM,” ujar Alit, dalam keterangannya, Kamis (23/10/2025).

Menurut dia, TKBM adalah kelompok pekerja dengan risiko kerja yang tinggi. “Dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, mereka kini terlindungi dari risiko kecelakaan kerja maupun risiko sosial lainnya,” ujar Alit.

Ia juga menambahkan bahwa program ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi sektor-sektor kerja lainnya. Terutama sektor informal, untuk mulai memahami pentingnya jaminan sosial dan bergabung sebagai peserta aktif.

Acara ini juga menjadi ajang untuk mengedukasi masyarakat luas tentang pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan. Sekaligus momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan dalam membangun ekosistem kerja yang aman dan berkeadilan.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *