Ternate – Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming Raka, Kamis (16/10/2025) secara resmi membuka Festival Legu Tara No Ate yang diselenggarakan Kesultanan Ternate.
Festival Legu Tara No Ate tersebut, berlangsung selama 4 hari. Terhitung sejak tanggal 15 hingga 18 Oktober 2025 yang terpusat di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Ternate.
Pembukaan Festival Legu Tara No Ate, ditandai dengan pemukulan tiva secara bersamaan. Dipimpin oleh Wapres Gibran, didampingi Sultan Ternate, Gubernur Maluku Utara, Kapolda Maluku Utara, Pangdam XV/Pattimura dan Ketua Panitia, Syarif Abdullah.
Pembukaan ini juga, diwarnai dengan berbagai macam tarian adat dari 4 Kesultanan di Maluku Utara. Diantaranya tarian adat Kesultanan Ternate, Jailolo, Tidore dan tarian adat Kesultanan Bacan.
Sultan Ternate ke-49, Hidayatullah Sjah dalam laporannya mengatakan, festival Tara No Ate ini merupakan festival pertama yang diselenggarakan di Kecamatan Kota Ternate Selatan.
Festival ini lanjut Sultan, merupakan festival yang sudah sering diselenggarakan. Namun, sempat terhenti karena mendiang Sultan sebelumnya tutup usia.
“Festival ini sudah sering dilakukan tapi sempat terhenti karena ayah saya (Sultan sebelumnya) meninggal dunia. sehingga ini festival ini kembali dimulai kembali tapi terpusat di Ternate Selatan,” ujarnya.
Alasan festival ini dilaksanakan di Ternate Selatan, karena sebelumnya festival tersebut hanya digelar di Ternate Utara. Apalagi Kota Ternate bukan hanya milik segelintir orang tapi milik semua masyarakat Ternate.
“Ternate ini tidak ada sekat, karena semua orang yang mendiami Ternate semua berpijak di atas budaya Ternate dengan prinsip dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung,” ucap Sultan.