BERITA UTAMAEkonomi & Bisnis

Malaysia Gelar Pertemuan Menteri Energi ASEAN Ke-43

×

Malaysia Gelar Pertemuan Menteri Energi ASEAN Ke-43

Sebarkan artikel ini
Wakil Perdana Menteri Malaysia sekaligus Menteri Transisi Energi dan Transformasi Air (PETRA) Malaysia Datuk Amar Haji Fadillah bin Haji Yusof (ketujuh dari kiri), saat menghadiri Jamuan Makan Malam Pertemuan Pejabat Senior ke-43 tentang Energi (SOME) dan Pertemuan Terkaitnya Juni lalu di Kuching, Sarawak, Malaysia. (Foto: RRI/KBRN)

Kuala Lumpur – Kementerian Transisi Energi dan Transformasi Air (PETRA) Malaysia menggelar Pertemuan Menteri Energi ASEAN (AMEM) ke-43 pada 16–17 Oktober 2025. Acara yang berlokasi di Kuala Lumpur itu berlangsung di bawah Keketuaan Malaysia di ASEAN.

Menurut rencana Wakil Perdana Menteri Malaysia sekaligus Menteri PETRA, Datuk Amar Haji Fadillah bin Haji Yusof akan memimpin pertemuan. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan sejumlah pertemuan terkait.

Setidaknya terhadap empat isu strategis yang akan dibahas oleh para Menteri Energi ASEAN selama dua hari pelaksanaannya. Contohnya, Rencana Aksi ASEAN untuk Kerja Sama Energi (APAEC) 2026–2030, yang akan menjadi peta jalan energi strategis kawasan lima tahun ke depan.

Kemudian, beberapa Nota Kesepahaman (MoU) regional utama, termasuk yang berada di bawah ASEAN Power Grid (APG) dan ASEAN Petroleum Security Agreement (APSA). MoU ini bertujuan memperkuat interkonektivitas energi, memajukan transisi rendah karbon, dan meningkatkan ketahanan energi regional;

Pertemuan juga akan membahas mengenai usulan inisiatif ASEAN Power Grid Financing (APGF). APGF adalah platform pembiayaan bersama yang dikembangkan bersama Bank Pembangunan Asia (ADB) dan Bank Dunia.

Pembiayaan ini diharapkan dapat memobilisasi lebih dari USD12,5 miliar untuk mendukung proyek-proyek interkoneksi jaringan lintas batas. Kemudian juga inisiatif energi rendah karbon regional lainnya yang bekerja sama dengan Mitra Wicara dan organisasi energi internasional.

Sementara, pertemuan ini berfungsi sebagai platform utama ASEAN untuk kerja sama energi regional, yang mempertemukan para Menteri Energi dari Negara-negara Anggota ASEAN. Termasuk, perwakilan dari Mitra Wicara ASEAN, organisasi energi internasional terkemuka, bank pembangunan multilateral, pemimpin industri, dan pakar teknis.

Sebagai Ketua ASEAN 2025, Malaysia memimpin agenda energi regional dengan fokus kuat pada pengembangan Jaringan Listrik ASEAN (APG). Hal itu menjadi pendorong utama untuk membangun pasokan energi yang tangguh dan mengatasi tantangan iklim.

Malaysia juga menekankan kolaborasi lebih erat dalam mengembangkan pasar energi regional dan menetapkan standar bersama Sertifikat Energi Terbarukan (REC) di ASEAN. Adapun Malaysia terakhir kali memimpin Pertemuan Menteri Energi ASEAN pada 2015.

Selain AMEM ke-43, beberapa pertemuan terkait akan diselenggarakan, termasuk AMEM+3 dengan Tiongkok, Jepang, dan Republik Korea. Ada juga pertemuan Menteri Energi KTT Asia Timur ke-19 (EAS EMM).

Turut digelar pula Dialog AMEM–Amerika Serikat. Berikutnya masih ada Sesi dengan Badan Energi Internasional (IEA) dan Badan Energi Terbarukan Internasional (IRENA).


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *