BERITA UTAMABREAKING NEWSTimur Tengah

Hamas Bersumpah Terus Membunuh Pasukan Israel dan akan Menjadi Hal Rutin

×

Hamas Bersumpah Terus Membunuh Pasukan Israel dan akan Menjadi Hal Rutin

Sebarkan artikel ini
Juru bicara sayap militer Hamas, Brigade Al-Qassam, Abu Obeida. (Foto: PRESSTV/FAKTA)

Gaza – Pasukan Hamas bertekad untuk terus menargetkan pasukan Israel setelah penyergapan yang dilakukan oleh para pejuangnya menyebabkan tewasnya tujuh tentara di Gaza selatan dalam insiden mematikan itu.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Abu Obeida, juru bicara sayap bersenjatanya, Brigade Ezzedine al-Qassam, pada Kamis (26/6/2025).

“Pemakaman dan mayat tentara musuh akan menjadi kejadian yang biasa, Insya Allah, selama pendudukan terus melakukan perang kriminal terhadap rakyat kami,” katanya.

Menurut militer Israel, insiden itu terjadi di kota Khan Younis di Gaza selatan pada hari Selasa (24/6/2025) siang, setelah kendaraan lapis baja yang ditumpangi pasukan tersebut terkena bahan peledak.

Effie Defrin, kepala juru bicara militer Israel, mengatakan mereka yang tewas termasuk seorang perwira.

Abu Obeida menyebut operasi tersebut sebagai “tindakan keberanian dan kepahlawanan yang tak tertandingi.”

“Para pejuang kita menunjukkan contoh luar biasa tentang kepahlawanan dan keberanian,” ungkapnya.

“Penyergapan terbaru adalah gambaran nyata sejarah yang membuktikan bahwa pejuang kemerdekaan rakyat kita termasuk di antara orang-orang yang paling berani dan rela berkorban di era modern.”

Jumlah korban tewas tersebut merupakan kerugian tertinggi dalam satu hari bagi pasukan Israel di Jalur Gaza sejak Maret, ketika rezim Israel memicu runtuhnya gencatan senjata.

Defrin mengakui kematian tersebut sangat menyakitkan dan mengatakan insiden yang mengakibatkan kematian mereka terjadi selama operasi “rumit” yang masih dalam penyelidikan.

Militer Israel telah mengakui telah menderita korban tewas sekitar 879 tentara sejak dimulainya genosida pada Oktober 2023.

Namun, kelompok perlawanan telah mengutip angka yang jauh lebih tinggi di tengah upaya Tel Aviv yang dilaporkan secara luas dalam memaksakan kerahasiaan atas kerugiannya di masa perang.

Para pengamat mengingatkan bagaimana pejuang perlawanan Palestina terus melancarkan serangan terhadap tentara pendudukan meskipun Tel Aviv mengklaim telah “menghancurkan” Hamas melalui serangan militer brutalnya.

Sumber: Presstv

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *