Ternate, Fakta – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Republik Indonesia Muhadjir Effendy pagi hingga siang tadi melakukan kunjungan kerja di lokasi Banjir Bandang Kelurahan Rua Kecamatan Pulau Ternate, Selasa (27/8/2024).
Dalam kunjungan kerja tersebut Menko PMK didampingi Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Pj. Gubenur Maluku Utara Samsudin A. Kadir dan Walikota Ternate M. Tauhid Soleman serta Forkompinda Provinsi Maluku Utara dan Kota Ternate juga melihat dan berinteraksi langsung dengan para pengungsi di SMK Negeri 4 Kelurahan Kastela Ternate.
Saat berdialog dengan para pengungsi, Menko PMK Muhadjir Effendy menyatakan, para pengungsi akan direlokasi ke tempat yang lebih aman, sehingga tidak ada lagi kejadian yang tidak diinginkan.
”Kalau tinggal di tempat itu tidak bisa dijamin, jika sekarang aman dan satu saat anak kita kena lagi, sehingga harus segera pindah atau relokasi,” ujar Muhadjir.
Untuk relokasi atau pindah kata Muhadjir, terserah apakah mau disiapkan oleh pemerintah tanahnya, atau yang sudah punya tanah dibantu untuk membangun yang disebut relokasi mandiri.
Ketika ditanya salah satu pengungsi, kapan realisasi untuk relokasi, Menteri PMK menjawab lebih cepat lebih baik, karena itu pendataan warga sangat penting untuk proses relokasi.
Menyinggung mengenai bantuan Menteri Muhadjir berharap apa yang masih kurang hendaknya dapat di data untuk dipenuhi, seperti pakaian dalam untuk perempuan, softex juga popok dan susu bayi.