Ternate, Fakta – Hujan deras yang mengguyur Kota Ternate, Maluku Utara pada sore hingga malam hari mengakibatkan banjir bandang di Kelurahan Rua, Kecamatan Pulau Ternate, pada Sabtu (24/8/2024) sore telah menelan korban jiwa.
![]()
Kejadian bencana alam tersebut terjadi pada pukul 01.30 WIT Minggu dini hari. Jalur lalulintas yang menghubungkan antara Kelurahan Kastela menuju Kelurahan Dorpedo terputus total.
![]()
Belum diketahui pasti jumlah rumah dan korban terdampak banjir pada peristiwa itu, namun hingga saat ini tim dari berbagai instansi dikota Ternate sedang berjibaku untuk mencari para korbana nahas itu.
![]()
Pada Minggu (25/8/2024) pagi, tim Basarnas Gabungan terlihat sudah berada di lokasi untuk evakuasi seluruh korban. Laporan sementara para warga yang terkena musibah tersebut hingga kini belum juga di idenvikasi, namun sejumlah warga lain yang tewas dalam musibah itu dikabarkan telah ditemukan.
![]()
“Informasi yang kami terima dari warga di lokasi kejadian, sementara sudah ditemukan delapan korban. Termasuk dugaan salah satu mahasiswa kubermas di Kota Ternate dan satu korban laki-laki bernama Wan Gura, Kepala KUA Kec Sahu Timur, Kab Halbar. Tiga warga meninggal dunia dan dua orang mengalami luka-luka sudah dilarikan ke RUSD Chasan Bisoeri Ternate untuk mendapatkan pertolongan medis,” kata salah satu petugas Basarnas Edy yang ditemui dilokasi kejadian.
![]()
Ia mangaku saat ini pihaknya masih menyisir sejumlah lokasi yang dicurigai tertutup lumpur banjir bandang.
“Iyah, sementara ini torang sudah lihat ada korban yang tertimpa lumpur. Meski begitu, identitas para korban belum kami ketahui,” ujar Edy kepada media ini.
![]()
ALDY/ICAL