MAKASSAR, FAKTA – Untuk memastikan kesiapan pemulangan jemaah haji benar – benar siap, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) Provinsi Maluku Utara melaksanakan rapat terakhir dengan PPIHD yang akan menjemput di embarkasi Makassar.
Rapat yang berlangsung di aula gedung Zam-Zam Asrama Haji Sudiang Makassar dipimpin Sekretaris Syamsudin Fatahudin dan Ketua PPIHD Provinsi Maluku Utara H. Muchlis Djailani dan dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara H. Amar Manaf.
Dalam rapat ada berbagai hal yang dibahas diantaranya kesiapan setiap seksi baik di Makassar maupun di Ternate. Seperti Seksi Kesehatan, Transportasi dan Angkutan Barang, Konsumsi dan lainnya.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara H. Amar Manaf menyampaikan yang harus menjadi perhatian serius adalah Kesiapan tim kesehatan, dalam penanganan jemaah haji yang datang, kita semua berharap agar seluruh jema’ah dalam kondisi sehat, namun jika terdapat jemaah yang sakit agar diusahakan bisa di tangani dengan baik dan jangan sampai ada yang harus di rujuk ke rumah sakit. “Saya berharap agar Seksi Kesehatan sudah harus siap dengan seluruh kesiapannya bagaimana skema yang harus dilakukan untuk memberikan layanan terbaik kepada jemaah haji saat tiba di Asrama Haji Sudiang Makasaar maupun di Asrama Haji Transit Ternate.
”Para jemaah haji hendaknya dapat ditangani secara baik sehingga Insha Allah tidak dirujuk lagi ke Rumah Sakit di Makassar,” ujar H. Amar.
Sementara untuk Seksi Transportasi dan angkutan Barang Bagasi, diminta terus membangun koordinasi dengan pihak bandara agar dapat di tertibkan proses pengangkutan barang bagasi dapat dilakukan per flight. Termasuk penempatan barang bagasi apakah tetap di asrama ataukah di bandara. Jika ditempatkan di bandara maka harus dipastikan aman. Proses pemberangkatan jemaah ke Ternate agar Boarding jemaah harus di pastikan di bagi di asrama, waktu dan tempat boarding nya agar di sampaikan ke jemaah.
“Saya juga minta dikoordinasikan ke pihak Embarkasi terkait akomodasi dan konsumsi jemaah di ashaj Sudiang agar jemaah mendapatkan akomodasi dan Konsumsi yang baik dan layak. Jika ada keinginan jemaah terkait hal konsumsi maka sebisa mungkin untuk di penuhi,” ucap H. Amar.
Sementara itu Ketua PPIHD Provinsi Maluku Utara Muhlis Djailani menyampaikan beberapa hal terkait kesiapan tugas PPIHD melalui kontrakrual baik dengan Pihak Angkasa Pura dan Logistik (Apel) maupun pihak Asrama Haji Makasar.
Dalam kontrak Apelog tersebut kata H. Ulis sapaan akrabnya, terkait angkutan jemaah haji dan barang bagasi jemaah. Untuk kontraktual Alhamdulillah semuanya sudah dilakukan, untuk angkutan barang tidak ada lagi proses pembayaran apapun di asrama haji dan di bandara, Karena semuanya sudah di selesaikan melalui kontraktual dan proses angkutan menjadi tanggungjawab Apelog, jadwal penerbangan, serta pemeriksaan jemaah dan barang bagasi saat di berangkatkan dari Makassar ke ternate, semua menjadi kewenangan Angkasa Pura.
“Untuk kontrak Konsumsi dan akomodasi juga sudah siap, khusus konsumsi jemaah selama di ashaj Sudiang akan disediakan sebagaimana pemberangkatan yakni tiga kali makan dan dua kali Snack selama sehari, terkait konsumsi menjelang pemulangan ke Ternate akan disesuaikan dengan jadwal penerbangan, agar jemaah tetap dalam kondisi sehat saat tiba di Ternate,” ucap H. Ulis.
AD/KBRN