BERITA REDAKSI

Piet Hein Babua Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Halut

×

Piet Hein Babua Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Halut

Sebarkan artikel ini

HALUT, INITIMES — Piet Hein Babua resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD II Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Halmahera Utara (Halut) periode 2026–2030 dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-VI Partai Golkar yang digelar di Hotel Marahai Park, Desa Wosia, Kecamatan Tobelo Tengah, Selasa (13/10/2026).

Piet terpilih setelah dua calon lainnya, Frans Manery dan Maria S. Tongo-Tongo, mengundurkan diri dari pencalonan. Dengan demikian, Piet menjadi satu-satunya calon yang tersisa dan ditetapkan secara aklamasi untuk memimpin partai berlambang pohon beringin tersebut di Halmahera Utara.

Usai terpilih, Piet menegaskan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi internal partai sebagai langkah awal menghadapi kontestasi politik mendatang. Ia menargetkan peningkatan perolehan kursi legislatif melalui penguatan organisasi dan soliditas kader di semua tingkatan.

Langkah pertama yang akan dilakukan, kata Piet, adalah berkonsultasi untuk merampungkan susunan kepengurusan DPD II Partai Golkar Halmahera Utara.

“Dalam satu hingga dua minggu ke depan, penyusunan personalia pengurus akan segera dirampungkan agar struktur organisasi dapat bekerja secara efektif,” ujarnya.

Piet menjelaskan, penguatan struktur kepengurusan akan dilakukan mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga ranting. Menurutnya, struktur organisasi yang solid menjadi kunci untuk memperkuat kaderisasi sekaligus memastikan program-program partai berjalan hingga ke akar rumput.

Setelah konsolidasi dan sosialisasi internal selesai, Golkar Halut akan menyusun berbagai program kerja, baik jangka pendek maupun jangka panjang, guna mendorong kemajuan dan memperkuat posisi partai di daerah.

Piet juga menegaskan bahwa salah satu target utamanya adalah mempertahankan posisi strategis Golkar sekaligus meningkatkan kekuatan politik di lembaga legislatif.

Ia berharap, peningkatan perolehan kursi dapat memperkuat posisi Golkar, baik di DPRD Kabupaten Halmahera Utara maupun DPRD Provinsi Maluku Utara, termasuk membuka peluang bagi partai untuk membentuk fraksi sendiri sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Namun, menurut Piet, penguatan partai tidak cukup hanya dilakukan melalui konsolidasi organisasi dan pencapaian target politik. Golkar juga harus membangun komunikasi yang baik serta menjaga hubungan dengan berbagai elemen masyarakat.

Ia menekankan pentingnya komunikasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, aparatur sipil negara (ASN), serta berbagai pemangku kepentingan lainnya demi menjaga keharmonisan politik di Halmahera Utara.

Piet menambahkan, Golkar harus mampu memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, sehingga kehadiran partai tidak hanya dirasakan saat momentum politik, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan kepemimpinan baru periode 2026–2030, Piet berharap Golkar Halmahera Utara semakin solid, mampu memperluas dukungan masyarakat, serta meningkatkan perolehan kursi legislatif pada pemilu mendatang.

(Jef)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *