HALUT, FaktaInvestigasi – Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku Utara Brigjen Pol. Mirzal Alwi, S.I.K., melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Senin (28/9/2026).
Kunjungan tersebut berlangsung di Kantor BNN Kabupaten Halmahera Utara dan disambut Wakil Bupati Halut, Dr. Kasman Hi Ahmad, S.Ag., M.Pd., bersama sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pimpinan instansi terkait.
Rombongan BNNP Malut yang hadir dalam kunjungan kerja tersebut terdiri dari Kepala BNNP Malut Brigjen Pol. Mirzal Alwi, S.I.K., Kabag Umum BNNP Malut Mutia Tahir, SKM., MMKes., serta Katim Rehabilitasi BNNP Malut Jainudin Hi Samad, S.K.M., MPH.
Wakil Bupati Halut Dr. Kasman Hi Ahmad didampingi Ketua DPRD Halut Christina Lesnussa, Kapolres Halut AKBP Elrichson Pasaribu, S.H., S.I.K., Kajari Halut Rahmat, S.H., M.H., Sekda Halut Drs. E.J. Papilaya, Kepala BNNK Halut Ir. Fadly Irwandy Sadik, M.M., beserta jajaran.
Turut hadir Kepala BPS Halut Arifin M. Kahar, SST., M.Stat., Kepala Kantor Pajak Tobelo Andrianto, Kalapas Tobelo Doni Isa Dermawan, Asisten II Setda Halut Drs. Wenas Rompis, Kaban Kesbangpol Halut Hairudin Dodo, S.H., M.H., serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Halut menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kepala BNNP Maluku Utara beserta rombongan. Ia mengatakan, kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan sinergi dalam upaya penanggulangan penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Halmahera Utara.
“Atas rahmat dan penyertaan-Nya, kita dapat hadir bersama dalam kegiatan kunjungan dan silaturahmi ini dalam rangka memperkuat upaya penanggulangan narkoba di Kabupaten Halmahera Utara, sekaligus memperoleh arahan dan strategi penanganan narkoba di Maluku Utara,” ujar Kasman.
Menurutnya, koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara dan BNN dalam penanganan narkoba selama ini telah berjalan dengan baik. Namun, sinergi tersebut perlu terus diperkuat, terutama melalui program Halut Bersinar.
“Program Halut Bersinar di sejumlah kecamatan dan desa perlu terus diperkuat. Semakin banyak desa dan kecamatan yang berstatus Bersinar, semakin kuat pula upaya pencegahan narkoba di daerah,” katanya.
Kasman juga menyampaikan apresiasi atas koordinasi dan pendampingan yang telah dilakukan BNN selama ini. Ia berharap sinergi tersebut dapat terus berlanjut, termasuk melalui arahan dan bimbingan BNNP Maluku Utara dalam penanganan permasalahan narkoba di Halmahera Utara.
Sementara itu, Kepala BNNP Maluku Utara Brigjen Pol. Mirzal Alwi menegaskan bahwa persoalan narkoba dan perlindungan anak di Maluku Utara perlu mendapat perhatian serius dari semua pihak.
“Berdasarkan data yang dimiliki BNN, persoalan perlindungan anak menjadi salah satu masalah utama dan memiliki keterkaitan dengan penyalahgunaan narkoba dan minuman keras,” ungkap Mirzal.
Ia meminta pemerintah daerah melihat persoalan tersebut berdasarkan data dan fakta di lapangan agar kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran.
“Perlindungan terhadap anak harus menjadi perhatian bersama karena mereka merupakan generasi penerus bangsa,” jelasnya.
Mirzal juga menyebut pengguna narkoba didominasi kelompok usia muda, khususnya mereka yang berada pada rentang usia 15 hingga 24 tahun. Karena itu, menurutnya, langkah pencegahan harus dilakukan sejak dini melalui lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, serta penguatan program Desa dan Kecamatan Bersinar.
BNNP Maluku Utara, lanjutnya, akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memperkuat pelaksanaan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Selain pencegahan dan penegakan hukum, penanganan anak yang menjadi korban penyalahgunaan narkoba juga harus mengedepankan aspek perlindungan, konseling, dan rehabilitasi.
“Upaya penegakan hukum tetap harus memperhatikan kepentingan terbaik bagi anak sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Di akhir pertemuan, Kepala BNNP Maluku Utara berharap Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara terus memperkuat koordinasi dengan BNN dalam pelaksanaan P4GN serta memperluas program Bersinar.
Langkah tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama untuk mewujudkan masyarakat Halmahera Utara yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
(Jef)