Halut – Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara melalui Badan Kesatuan bangsa dan Politik (Kesbangpol) gelar kegiatan pelantikan Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kabupaten Halmahera Utara Masa Bakti 2025–2029.
Pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Halmahera Utara, Dr. Piet Hein Babua, bertempat di Ruang Meeting Fredy Djandua, Lantai II Kantor Bupati Halmahera, Kamis (12/2/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Halmahera Utara menegaskan bahwa pelantikan DPPI bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan amanah dan tanggung jawab besar dalam membina generasi muda.
“DPPI merupakan mitra strategis Pemerintah Daerah dalam melakukan pembinaan generasi muda. Mereka yang dilantik hari ini adalah putra-putri terbaik Halmahera Utara, para alumni Paskibraka yang memiliki kapasitas, disiplin, dan jiwa nasionalisme,” ujar Bupati.
Bupati juga menekankan bahwa saat ini Indonesia berada pada momentum Indonesia Emas dan bonus demografi, di mana jumlah pemuda sangat besar dan memiliki potensi luar biasa untuk mendorong pembangunan daerah. Oleh karena itu, DPPI diharapkan mampu meningkatkan daya saing pemuda di tengah dinamika dan perubahan pembangunan yang terus berlangsung.
Lebih lanjut, Bupati berharap para pelaksana DPPI dapat memberikan kontribusi pemikiran yang konstruktif, inovatif, dan aplikatif, tidak hanya sebagai pelaksana pembinaan Paskibraka, tetapi juga sebagai mitra Pemerintah Daerah dalam merumuskan kebijakan kepemudaan ke depan.
Selain itu, dalam arahannya, Bupati menyoroti fenomena sosial yang menjadi perhatian serius di Kabupaten Halmahera Utara, yakni maraknya penyalahgunaan lem di kalangan generasi muda.
Pemerintah Daerah, kata Bupati, telah mengeluarkan edaran pembatasan penjualan bahan tersebut dan meminta OPD terkait untuk fokus dalam penanganan dan pengawasan.
“Ini adalah tugas bersama, termasuk DPPI yang baru dilantik, untuk turut berperan aktif melindungi generasi muda agar tumbuh menjadi generasi yang sehat, berkarakter, dan siap membangun daerah,” tegasnya.(red)