BasarnasBERITA UTAMAPeristiwa

Tujuh Hari Pencarian, Operasi Tim SAR Dosen Unkhair Ditutup

×

Tujuh Hari Pencarian, Operasi Tim SAR Dosen Unkhair Ditutup

Sebarkan artikel ini
Operasi SAR penumpang longboat hilang di Halsel, Kamis 29 Januari 2026. (Foto: Basarnas Ternate/RRI)

Ternate – Tim SAR gabungan secara resmi menutup operasi SAR terhadap salah satu penumpang longboat yang dikabarkan hilang setelah dihantam ombak di perairan Desa Bibinoi, Kabupaten Halmahera Selatan.

Operasi SAR terhadap Korban atas nama Wildan (50 tahun) ini, ditutup setelah proses pencarian dilakukan selama 7 hari sejak kejadian tersebut terjadi pada Jumat, 23 Januari 2026 lalu.

Kepala Basarnas Ternate, Iwan Ramdani saat dikonfirmasi, Kamis, 29 Januari 2026 mengatakan, pencarian hari ke-7 atau hari terakhir tersebut dilakukan sejak pukul 07:30 hingga 18:00 WIT.  Dalam pencarian korban hari terakhir lanjut Iwan, tim SAR gabungan dibagi menjadi 5 tim untuk menyisir beberapa lokasi yang telah ditetapkan.

“Pencarian sejak pagi hingga sore hari hingga hari terakhir masih nihil,” ujar Iwan.  Dirinya menyatakan, 7 hari pencarian terhadap korban ini dilakukan berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. 

“Berdasarkan hasil briefing dengan tim SAR gabungan bersama pihak keluarga korban. Maka korban dinyatakan hilang dan pihak keluarga sudah mengikhlaskan,” katanya lagi.

Iwan Ramdani dalam kesempatan tersebut menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada tim yang terlibat dalam operasi SAR selama 7 hari pencarian. Diantaranya, Brimob Polda Malut di Halmahera Selatan, Polairud Halmahera Selatan, Polres Halmahera Selatan, Kodim Halmahera Selatan, Dinas Perhubungan dan tim dari Universitas Khairun (Unkhair) Ternate serta warga masyarakat.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *