Kao Teluk – Pemuda Desa Bobaneigo, Halmahera Utara, resmi membentuk kepengurusan Taman Literasi Desa Bobaneigo melalui musyawarah yang digelar di pelataran salah satu rumah warga, Sabtu, 24 Januari 2026. Kegiatan tersebut meliputi perangkat desa serta unsur pemuda Desa Bobaneigo sebagai bentuk komitmen bersama dalam membangun budaya literasi di tingkat desa.
Pembentukan pengurus ini diarahkan untuk mendorong peningkatan minat membaca dan penguatan budaya literasi masyarakat, terutama bagi anak-anak dan generasi muda. Taman literasi diharapkan menjadi ruang belajar bersama yang inklusif, kreatif, serta berkelanjutan bagi seluruh warga desa.
Sekretaris Desa Bobaneigo dalam penyampaiannya menegaskan bahwa keberadaan taman literasi merupakan langkah strategis dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di desa. Ia menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif tersebut dan berharap pengurus yang terbentuk mampu bekerja secara aktif serta inovatif dalam mengelola kegiatan literasi.
Pembentukan kepengurusan ini digagas melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Bumi Hijrah Tidore dengan tema “Penguatan Budaya Baca dan Kecakapan Literasi Menuju Indonesia Emas 2045”, yang fokus pada penguatan literasi di tingkat komunitas desa.
Melalui musyawarah tersebut, ditetapkan struktur pengurus yang terdiri dari ketua, sekretaris, bendahara, serta sejumlah bidang pendukung. Pengurus kesiapan menyatakan kesiapan untuk mengelola dan menjalankan berbagai program literasi yang bermanfaat bagi masyarakat desa.
Ke depan, Taman Literasi Desa Bobaneigo direncanakan mengembangkan sejumlah kegiatan, seperti pojok baca, kelas menulis, diskusi buku, serta berbagai aktivitas edukatif lainnya. Pemerintah desa berharap seluruh elemen masyarakat dapat terlibat aktif guna mendukung keinginan dan pengembangan taman literasi sebagai pusat pembelajaran bersama di Desa Bobaneigo.