Kab Halut

Satgas Bencana Halmahera Utara Kembali, 14 Hari Tuntaskan Misi Kemanusiaan di Desa Doitia

×

Satgas Bencana Halmahera Utara Kembali, 14 Hari Tuntaskan Misi Kemanusiaan di Desa Doitia

Sebarkan artikel ini
Bupati Halmahera Utara Dr Piet Hein Babua berfoto bersama Forkopimda Halut. (Foto: Jef/Fakta)

Halut – Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara secara resmi menerima kembali Tim Satuan Tugas (Satgas) Bencana Banjir dan Tanah Longsor yang telah menyelesaikan misi kemanusiaan di Desa Doitia. Kegiatan penerimaan berlangsung pada Jumat (23/1/2026) di Pelabuhan Tobelo, Kecamatan Tobelo.

Kepulangan Satgas yang tergabung dari unsur TNI/Polri, Satpol PP, BPBD, Tagana, Tim Medis, serta Relawan, menggunakan KM Rajawali. Rombongan diterima langsung oleh Bupati Halmahera Utara bersama jajaran pemerintah daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Halmahera Utara, kemudian dilanjutkan dengan apel pengecekan personel dan pengarahan.

Dalam arahannya, Bupati Halmahera Utara Dr Piet Hein Babua, menyampaikan rasa syukur atas kembalinya seluruh personel dalam keadaan sehat setelah 14 hari menjalankan tugas kemanusiaan.

“Kami menyampaikan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena saudara-saudara telah menyelesaikan tugas kemanusiaan di Desa Doitia dan kembali dalam keadaan sehat. Pemerintah daerah menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas pengabdian yang telah diberikan kepada masyarakat yang terdampak bencana,” ujar Bupati.

Bupati juga meminta agar salam hormat dari pemerintah daerah disampaikan kepada keluarga para personel yang telah memberikan dukungan selama pelaksanaan tugas. Ia menegaskan bahwa setiap pengorbanan dan pengabdian yang dilakukan akan menjadi nilai mulia dalam upaya membangun Halmahera Utara yang lebih tangguh ke depan.

Bupati Halmahera Utara Dr Piet Hein Babua saat berpose bersama Forkopimda Halut. (Foto: Jef/Fakta)

Sementara itu, Kepala Satgas Bencana, Hentje Hetharia, dalam laporannya menyampaikan bahwa operasi penanggulangan bencana di Desa Doitia dilaksanakan sejak 10 hingga 23 Januari 2026. Adapun capaian utama Satgas selama pelaksanaan tugas di Desa Doitia meliputi:

1. Pembersihan 68 rumah warga yang tertimbun tanah, lumpur, dan batu akibat banjir dan tanah longsor.
2. Pembersihan saluran drainase sepanjang 500 meter yang dilakukan dalam dua tahap pekerjaan untuk memastikan aliran air kembali normal.
3. Pembangunan tanggul darurat sepanjang 250 meter dengan dua lapis konstruksi sebagai upaya awal pencegahan banjir susulan.
4. Pekerjaan pendukung lainnya seperti pembersihan dan perbaikan sumur warga, pelayanan kesehatan kepada masyarakat terdampak, pemasangan lampu penerangan di sejumlah titik, serta berbagai layanan kemanusiaan lainnya.

Menurutnya, kegiatan Satgas mendapat apresiasi luas dari masyarakat Desa Doitia. Pemerintah daerah bersama Forkopimda juga sempat meninjau langsung lokasi bencana sebagai bentuk perhatian dan kepedulian terhadap warga terdampak.

Masyarakat Desa Doitia turut menyampaikan harapan agar ke depan dilakukan penanganan lanjutan terhadap alur sungai sebagai solusi jangka panjang guna meminimalisir risiko terjadinya bencana serupa.

Penyerahan Penghargaan di Posko BPBD Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja keras Tim Satgas Bencana, Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara menyerahkan piagam penghargaan kepada seluruh personel. Penyerahan dilakukan secara langsung oleh Bupati Halmahera Utara bersama Forkopimda di Posko Bencana Kantor BPBD Halut.

Kegiatan penerimaan hingga penyerahan penghargaan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Dengan kembalinya Satgas ke Tobelo, maka rangkaian tugas bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di Desa Doitia dinyatakan selesai sesuai rencana.

Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan penanganan bencana, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.


Reporter: Jef

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *