BERITA REDAKSIPendidikan Malut

Dekan FIP UNIBRAH Konsolidasi Alumni Jelang Mubes-IKA

×

Dekan FIP UNIBRAH Konsolidasi Alumni Jelang Mubes-IKA

Sebarkan artikel ini
Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Julia Ismail. (Foto: RRI/KBRN)

Sofifi – Dalam rangka mempererat silaturahmi lintas generasi sekaligus memperkuat sinergi alumni bagi kemajuan almamater, Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Julia Ismail menginisiasi pertemuan yang melibatkan seluruh alumni Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Bumi Hijrah (UNIBRAH).

Julia Ismail mengatakan, pihaknya mengundang seluruh alumni FIP UNIBRAH untuk hadir dalam rapat pembahasan pelaksanaan Musyawarah Besar Ikatan Alumni (IKA) FIP. Rapat tersebut dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 13 Januari 2026, pukul 11.00 WIT, bertempat di Aula Lantai 2 Kampus UNIBRAH.

“Kami mengundang seluruh alumni Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Bumi Hijrah Tidore untuk hadir dalam rapat pembahasan pelaksanaan acara Musyawarah Besar Ikatan Alumni (IKA) FIP,” ujar Julia Ismail, Jumat (9/1/2026).

Menurutnya, pertemuan tersebut akan membahas sejumlah isu strategis yang menjadi fondasi penguatan institusi ke depan. Di antaranya, kolaborasi riset antara alumni, dosen, dan mahasiswa, serta pendataan alumni yang memiliki peran penting dalam mendukung proses akreditasi dan pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan zaman.

Julia menegaskan, pemberdayaan alumni menjadi salah satu fokus utama Fakultas Ilmu Pendidikan. Karena itu, agenda penguatan kapasitas alumni diarahkan pada peningkatan kemampuan pedagogis dan pengembangan arsitektur pembelajaran.

“Pemberdayaan alumni sangat penting. Fokus kami adalah penguatan kemampuan pedagogis dan arsitektur pembelajaran,” ucapnya.

Ia menjelaskan, inovasi menjadi target yang berbeda di setiap fakultas. Untuk alumni FIP, kata dia, tantangan utama adalah memiliki kapabilitas pedagogis yang adaptif. Alumni tidak hanya dituntut menguasai konten keilmuan, tetapi juga harus cakap dalam merancang arsitektur pembelajaran yang transformatif serta mampu menyesuaikan kurikulum yang inklusif.

“Alumni FIP harus memiliki kapabilitas pedagogis yang adaptif, tidak hanya menguasai konten, tetapi juga mahir mendesain arsitektur pembelajaran yang transformatif, termasuk penyesuaian kurikulum yang inklusif,” kata Julia.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *