Tobelo – Lapas Kelas IIB Tobelo, kabupaten Halmahera Utara melaksanakan survei pasar sebagai langkah awal penyusunan perencanaan pengadaan Bahan Makanan (BAMA) Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan yang digelar pada Jumat (28/11/2025) ini bertujuan memastikan proses pengadaan berjalan tepat sasaran, efisien, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Survei dipimpin langsung oleh Kepala Urusan Kepegawaian dan Keuangan sekaligus Staf Pembuat Komitmen (PPK), Nuraini Idrus, bersama tim PPK.
Mereka turun langsung ke Pasar Modern Tobelo dan Pasar Wosia untuk mengecek perkembangan harga berbagai komoditas dapur, mulai dari sayur-mayur, buah-buahan, kebutuhan pokok, bahan kering, hingga produk kebutuhan harian lainnya.
Dalam kegiatan ini, tim berdialog dengan sejumlah pedagang guna memperoleh informasi mengenai harga riil pasar, stabilitas pasokan, kualitas barang, serta ketersediaan komoditas yang nantinya akan menjadi acuan dalam penyusunan perencanaan pengadaan BAMA TA 2026.
Melalui survei ini, Lapas Kelas IIB Tobelo, Donni Isa Dermawan, menegaskan komitmennya dalam menciptakan sistem pengadaan yang transparan, akuntabel, dan sesuai standar, demi memastikan pemenuhan kebutuhan warga binaan berjalan optimal.
Sementara itu, Staf Pembuat Komitmen (PPK), Nuraini Idrus mengatakan bahwa survei pasar menjadi langkah fundamental sebelum proses perencanaan pengadaan dilakukan.
Menurut Nuraini, dengan mengetahui harga riil di lapangan, kita dapat merencanakan pengadaan lebih tepat sasaran, transparan, dan sesuai prinsip value for money.
“Tujuan akhirnya adalah agar kebutuhan warga binaan terpenuhi dengan baik melalui bahan makanan berkualitas,” ucap Nuraini.
Kegiatan berlangsung lancar dan diharapkan menjadi pijakan penting dalam penyusunan perencanaan pengadaan BAMA Tahun Anggaran 2026 yang lebih berkualitas dan tepat sesuai kebutuhan Lapas Kelas IIB Tobelo.