Tangerang – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan, banyak pencapaian selama setahun masa kerja pemerintahan Prabowo-Gibran. Ia menilai sejumlah strategi program berjalan sesuai arah kebijakan Presiden dan Wakil Presiden.
Sementara itu, Teddy mengungkapkan, momentum satu tahun pemerintahan akan diisi dengan Rapat Kabinet dan Paripurna. Rapat itu akan menjadi ajang evaluasi pencapaian dan perumusan langkah kerja tahun berikutnya.
Nanti Bapak Presiden akan menjelaskan apa yang sudah kita capai, apa yang sudah pemerintah capai, apa yang sudah dirasakan masyarakat. Banyak sekali yang sudah merasakan apa yang pemerintah dalam satu tahun ini laksanakan, ujar Teddy di Tangerang, Banten, Senin (20/10/2025).
“Tentunya ini harus mengarah jauh lebih baik lagi dan kedepannya kita sama-sama semua berharap. Tentunya sesuai dengan cita-cita Bapak Presiden, mensejahterakan seluruh rakyat Indonesia tanpa kecuali.”
Menteri Sosial (Mensos) Syaifullah Yusuf mengklaim telah menuntaskan tiga program strategi pada satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Tiga program itu meliputi perlindungan sosial, jaminan sosial, rehabilitasi sosial, dan pemberdayaan sosial.
“Yang pertama ada konsolidasi data. Jadi ada tiga yang dimandatkan oleh Bapak Presiden sebagai bagian dari langkah strategis Kementerian Sosial,” ujar Mensos di Tangerang Selatan, Senin (20/10/2025).
Gus Ipul, sapaan akrab Mensos, menyatakan mengakhiri langsung program Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan perlindungan sosial. Bidang yang ditugaskan mencakup perlindungan sosial, jaminan sosial, rehabilitasi sosial, dan pemberdayaan sosial.
“Supaya kita bisa melangkah dengan baik, Presiden meminta dimulai dari konsolidasi data,” ucapnya. Langkah ini dianggap penting agar program tepat sasaran sesuai arahan presiden.
Maka itu, sambung Gus Ipul, Presiden Prabowo Subianto menerbitkan Inpres Nomor 4 Tahun 2025. “Karena, sebelumnya Indonesia tidak pernah memiliki satu data,” kata dia.