BERITA UTAMAPendidikan Malut

Ombudsman Malut Kukuhkan Komunitas Anti Maladministrasi

×

Ombudsman Malut Kukuhkan Komunitas Anti Maladministrasi

Sebarkan artikel ini
Foto bersama Kepala Ombudsman Malut, bersama pengurus Komunitas Anti Maladministrasi. (Foto: RRI/KBRN)

Ternate – Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Maluku Utara resmi mengukuhkan Komunitas Anti Maladministrasi (KAMI) di Kota Ternate, Senin (6/10/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan pelajar dan mahasiswa dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi.

Adapun sekolah dan perguruan tinggi yang hadir diantaranya SMA Negeri 1 dan 8 Kota Ternate, Universitas Khairun, Universitas Nuku, IAIN Ternate, Poltekkes Kemenkes Ternate, serta Universitas Bumi Hijrah Sofifi.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Maluku Utara, Iriyani Abd. Kadir, menyampaikan bahwa pembentukan KAMI merupakan wujud nyata dari upaya Ombudsman dalam mendorong pengawasan partisipatif dan pencegahan maladministrasi di daerah. Menurutnya, pelibatan masyarakat, khususnya mahasiswa merupakan langkah strategis dalam memperluas jangkauan pengawasan pelayanan publik.

“KAMI ini menjadi bagian penting dari peran masyarakat dalam membantu Ombudsman mengawasi penyelenggaraan pelayananpublik. Mahasiswa adalah mitra strategis yang dapat mendeteksi persoalan publik yang mungkin belum terjangkau,” ujar Iriyani.

Ia juga menegaskan bahwa pendampingan terhadap KAMI akan dilakukan secara berkelanjutan melalui pembinaan, pelatihan, dan kegiatan edukatif di berbagai instansi pelayanan publik. Dengan demikian, anggota komunitas dapat memahami langsung proses pelayanan publik dan turut berkontribusi dalam meningkatkan kualitasnya.

“Kami berharap KAMI tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tapi menjadi gerakan nyata yang memperkuat sinergi antara Ombudsman, perguruan tinggi, dan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Koordinator dari KAMI, Adhisty J. Silawane, menyampaikan rasa syukur dan semangatnya setelah dipercaya menjadi koordinator komunitas tersebut. Ia berharap dapat menjalankan tanggung jawabnya dengan baik dan menjadi pemimpin yang mampu mengayomi seluruh anggota komunitas.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat dan memberikan banyak pengalaman baru. Selain menambah wawasan tentang peranKAMI dalam mendukung Ombudsman dan pelayanan publik, kegiatan ini juga mempererat kolaborasi antar pelajar dan mahasiswa di Maluku Utara,” ungkap Adhisty.

Pembentukan KAMI diharapkan menjadi awal dari gerakan bersama untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam mengawasi pelayanan publik. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih transparan, akuntabel, dan bebas dari maladministrasi.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *