Kementerian

Menko Muhaimin Minta Pembangunan Pesantren Tanpa Izin Dihentikan

×

Menko Muhaimin Minta Pembangunan Pesantren Tanpa Izin Dihentikan

Sebarkan artikel ini
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar (kiri) bersama Menteri Agama (kanan) Nasaruddin Umar menyampaikan keterangan pers di Kompleks Widya Chandra, Jakarta Selatan, Rabu (8/9/2025). (Foto: Kemenag)

Jakarta – Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar meminta seluruh pondok pesantren mengurus izin persetujuan bangunan gedung. Jika belum, pembangunan gedung yang masih berjalan harus dihentikan dahulu.

“Bangun sekecil apa pun harus ada PBG. Yang penting dipastikan semua proses pembangunan tanpa izin hentikan. Hentikan dulu,” katanya dikutip usai bertemu Menteri Agama Nasarudiin Umar dikutip Rabu (8/10/2025).

“Nah, karena itu, sambil membenahi itu. Pak Menteri PU menjamin semua jenis perizinan free (gratis),” ujar Cak Imin, panggilan akrabnya.

Ia menambahkan, pemerintah juga akan turun tangan membantu perizinan bangunan. Pihaknya akan membentuk Satgas Penataan Pembangunan Pesantren untuk mempercepat pendataan dan audit.

Cak Imin berharap upaya ini bisa mengantisipasi insiden ambruknua Pesantren Al Khoziny terulang lagi. Ia pun mewanti-wanti para pengurus pondok pesantren.

“Saya sampaikan kepada masyarakat, khususnya para kiai, para tokoh-tokoh pesantren, cukup satu kali ini saja. Jangan pernah ada lagi peristiwa musibah yang mengharukan dan mengerikan,” ucap Cak Imin.

Selanjutnya, pemerintah bakal menyiapkan anggaran untuk membuat pondok pesantren di Indonesia lebih baik. Dengan anggaran yang terbatas, Cak Imin tetap optimistis upaya pemerintah bisa optimal.

“Kepada masyarakat pesantren, moga-moga rezekinya tambah banyak pesantren ini, pemerintah ada anggaran. Tapi kita usahakan semaksimal mungkin ada anggaran untuk menangani terutama yang rawan-rawan kecelakaan itu,” katanya.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *