Bogor – Suasana Bogor City Expo 2025 di Metropolitan Cibubur, Jakarta Timur, mendadak ramai saat sebuah produk kuliner unik dari Maluku Utara dipresentasikan. Bukan kopi atau teh seperti yang biasa ditemukan, melainkan Popeda Instan Kagounga, hasil inovasi anak muda kreatif asal Ternate, Aiye Lee.
Popeda, makanan khas Maluku berbahan dasar sagu yang biasanya disajikan hangat dengan kuah ikan, kini bisa dinikmati dalam kemasan praktis. “Idenya sederhana, bagaimana caranya popeda bisa disantap kapan saja dan di mana saja,” ungkap Aiye usai presentasi.
Gagasan sederhana itu justru menjadi magnet. Para pengunjung yang penasaran langsung memborong habis produk tersebut. “Ini satu-satunya popeda instan di Indonesia, dan wajar kalau langsung jadi perhatian,” kata Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Disparekraf Malut, Fharis Sjah, yang mendampingi para pelaku UMKM di expo tersebut.
Tak hanya Popeda Instan, produk lain dari Maluku Utara juga ikut menuai sukses, di antaranya Ternate Tea & Spices, Tea Rempah Ne Gam Macahaya, dan Coklat Sulamina dari Kepulauan Sula. Semua produk ludes terjual, meninggalkan kesan mendalam pada pengunjung yang datang dari berbagai daerah.
Partisipasi Maluku Utara di Bogor City Expo 2025 bukan sekadar pameran dagang. Ajang ini menjadi ruang promosi budaya dan kuliner khas daerah ke tingkat nasional. Bahkan, stan Disparekraf Malut sukses meraih penghargaan sebagai Stand Terbaik Juara II kategori investasi dan perdagangan.
“Produk-produk ini adalah wajah baru ekonomi kreatif Maluku Utara. Dengan inovasi dan keberanian anak-anak muda, kita bisa membawa kuliner lokal naik kelas,” kata Fharis.
Expo yang berlangsung 18–21 September 2025 itu menjadi bukti bahwa kreativitas bisa menjadi jembatan antara tradisi dan pasar modern. Popeda, yang dulu hanya bisa ditemukan di meja makan keluarga Maluku, kini berpotensi hadir di rak-rak toko seluruh Indonesia, bahkan dunia.