Ternate – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku Utara mengeluarkan imbauan kewaspadaan mengikuti prospek cuaca ekstrem yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Babullah Ternate untuk periode 22–28 September 2025.
Kepala Pelaksana BPBD Maluku Utara, Fehby Alting, menyampaikan telah mencatat BPBD kabupaten/kota untuk meningkatkan koordinasi lintas sektor dalam mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi.
“BPBD daerah diminta mempersiapkan sumber daya, memperbarui informasi cuaca melalui BMKG, memantau kondisi lapangan, serta memastikan ketersediaan rambu dan jalur evakuasi,” ujar Fehby kepada rri.co.id, Selas (23/9/2025).
Selain itu, BPBD juga mengimbau masyarakat untuk mendeteksi potensi bencana di lingkungan sekitar, segera melakukan evakuasi jika terjadi banjir atau longsor, serta mewaspadai aktivitas di pesisir pantai maupun perbukitan. Warga juga diminta menjauhi area pepohonan tua yang rawan tumbang, memeriksa prakiraan cuaca sebelum bepergian, dan hanya mengacu pada informasi resmi dari BMKG.
Sementara itu, Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Babullah Ternate, Sakimin, menjelaskan, dinamika atmosfer saat ini dipengaruhi adanya Siklon Tropis RAGASA di Laut Filipina, timur laut Pulau Luzon. Fenomena ini memicu perlambatan massa udara yang berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah Maluku Utara.
“Secara umum, cuaca di Maluku Utara pada periode 22–28 September berawan dengan potensi hujan ringan hingga lebat yang terjadi secara fluktuatif, mulai pagi, siang, malam hingga dini hari,” ucapnya.
BMKG mengingatkan potensi dampak turunan cuaca ekstrem antara banjir lain, banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, angin kencang, hingga berkurangnya jarak pandang.
Adapun rincian prakiraan cuaca wilayah Maluku Utara adalah sebagai berikut:
- 22–23 September 2025 : Hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Morotai, Halmahera Utara, Halmahera Barat, Ternate, Tidore, Halmahera Timur, Halmahera Tengah, Halmahera Selatan, Kepulauan Sula, dan sekitarnya.
- 24–25 September 2025 : Potensi hujan sedang hingga lebat di Morotai, Halmahera Utara, Halmahera Barat, Ternate, Tidore, Halmahera Timur, Halmahera Tengah, Halmahera Selatan, Kepulauan Sula, Pulau Taliabu, dan sekitarnya.
- 26–28 September 2025 : Hujan sedang hingga lebat diperkirakan terjadi di Morotai, Halmahera Utara, Halmahera Timur, Tidore, Halmahera Selatan, Pulau Taliabu, dan sekitarnya.