Hukum Pidana & Korupsi

Benar-benar Kompetisi: Suarakan Antikorupsi Lewat Karya Kreatif

×

Benar-benar Kompetisi: Suarakan Antikorupsi Lewat Karya Kreatif

Sebarkan artikel ini
Benar-benar digelar Kompetisi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: Humas KPK RI)

Ternate – Di era digital, pesan antikorupsi perlu dikemas dengan cara yang segar dan kreatif agar lebih dekat dengan masyarakat. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meyakini, perubahan besar bisa dimulai dari sesuatu yang menarik, inovatif, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Semangat inilah yang melatarbelakangi lahirnya Kompetisi Benar-Benar, sebuah ajang untuk mendorong partisipasi publik sekaligus memperkuat ekosistem pencipta konten antikorupsi.

Persaingan ini lahir dari kegelisahan bersama bahwa praktik korupsi masih sering dianggap wajar di tengah masyarakat, sementara kesadaran akan dampaknya belum sepenuhnya terbentuk. Melalui program ini, KPK menghadirkan pendidikan antikorupsi dengan memadukan literasi dan kreativitas di ruang digital.

Dalam keterangan tertulis yang diterima media ini, Senin (15/9/2025), Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK, Amir Arief, mengajak seluruh elemen masyarakat termasuk aparatur sipil negara (ASN) untuk terlibat aktif.

“Kompetisi ini mencari siapa pun yang memiliki kepedulian tinggi. Siapa pun yang ingin turun tangan menyebarkan nilai-nilai antikorupsi dengan cara kreatif, berani, dan bermakna melalui konten digital yang lekat dengan kehidupan sehari-hari,” ujar Amir, Senin (15/9/2025).

Kreativitas Jadi Senjata

Berkolaborasi dengan ASN Nation, Abdi Muda, dan IPRA Humas, peserta ditantang menciptakan karya visual maupun audio visual dengan tema seputar korupsi, mulai dari politik dan hukum, sumber daya alam dan lingkungan, hingga layanan publik.

“Kami percaya, perubahan besar berawal dari langkah-langkah kecil seperti video singkat, poster sederhana, maupun narasi kuat di media sosial yang bisa membuka mata banyak orang bahwa pemberantasan korupsi merupakan kesadaran kita bersama,” kata Amir.

Untuk memperkuat kapasitas peserta, KPK juga menyediakan program pembelajaran digital berisi enam modul tematik. Materi yang diberikan meliputi dasar-dasar antikorupsi, dampak korupsi, nilai-nilai integritas, teknik storytelling, hingga etika digital. Modul-modul ini akan diisi oleh para profesional lintas disiplin, mulai dari ilmuwan, ekonom, penulis, hingga jurnalis senior.

Jadwal dan Mekanisme

‘Kompetisi Benar-Benar’ berlangsung September hingga November 2025 dengan tahapan sebagai berikut:

• Pendaftaran dan E-Learning: 15 September – 30 Oktober

• Batas Kirim Karya : 31 Oktober

• Kurasi & Penjurian: 1 – 18 November

• Pengumuman Pemenang: 19 November

Penilaian akan fokus pada kreativitas, relevansi pesan dengan tema, kekuatan narasi, serta dampak positif melalui interaksi di Instagram dan TikTok.

Gerakan Kolektif

Kehadiran kompetisi ini menegaskan bahwa pendidikan dan pencegahan korupsi bukan hanya tugas segelintir pihak, melainkan gerakan kolektif seluruh elemen masyarakat.

KPK berharap ajang ini dapat membentuk ekosistem kreator konten antikorupsi yang berkelanjutan, menjadikan media sosial sebagai ruang produktif untuk menumbuhkan sikap antikoruptif. Informasi lebih lengkap tersedia di https://s.id/benar2kompetisi.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *