Kota Ternate

DPRD Ternate Temukan Penumpukan Limbah Medis di Faskes

×

DPRD Ternate Temukan Penumpukan Limbah Medis di Faskes

Sebarkan artikel ini
Reses Komisi III DPRD Kota Ternate di salah satu Puskesmas meneukan pembekuan limbah medis dan IPAL. (Foto: DPRD Ternate)

Ternate – Sejumlah pengelolaan limbah medis dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di beberapa fasilitas kesehatan di Kota Ternate ditemukan Komisi III DPRD Kota Ternate saat melaksanakan Reses di Puskesmas Kalumata, Puskesmas Kota, Rumah Sakit Tentara, dan Rumah Sakit Islam .

IPAL di sejumlah faskes tidak berfungsi optimal, sementara limbah medis menumpuk dan tidak diolah sesuai standar. Kondisi ini, sangat berpotensi mencemari lingkungan sekaligus meningkatkan risiko penyebaran penyakit,” ujar Wakil Ketua Komisi III DPRD Ternate, Najib H. Talib

Najib mengatakan, engelolaan limbah medis masih jauh dari standar , karena ditemukan tumpukan, bahkan pembuangan yang tidak sesuai prosedur .

Sementara itu anggota Komisi III, Nurlela Syarif, mengugkapkan, hampir semua faskes yang dikunjungi mengalami masalah serupa. Keberadaan limbah medis disebabkan insinerator Kota Ternate ditutup oleh DLH karena belum memiliki izin operasional.

“Komisi III mendorong pemerintah daerah segera mempercepat pengurusan Amdal dan izin insinerator. Kami juga mengapresiasi respon cepat dari wali kota dan sekda, tapi perizinan ini tidak boleh ditunda lagi,” ucapnya.

Nurlaela mennambahkan, Komisi III DPRD Ternate merekomendasikan sejumlah langkah, antara lain , pembuatan Pertek (Persetujuan Teknis) oleh DLH, permohonan rekomendasi ke Kementerian Lingkungan Hidup, peningkatan pengawasan teknis di faskes, serta penegasan standar IPAL sesuai baku mutu lingkungan.

“Jika rekomendasi ini segera dijalankan, permasalahan limbah medis dapat teratasi meskipun dalam kondisi darurat,” katnya berakhir.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *