BERITA REDAKSITeknologi

RRI Tidak Boleh Kehilangan Perannya di Era Digital

×

RRI Tidak Boleh Kehilangan Perannya di Era Digital

Sebarkan artikel ini
Dewan Pengawas LPP RRI, Mohamad Kusnaeni. (Foto: Dokumentasi M. Kusnaeni)

Ternate – Anggota Dewan Pengawas (Dewas) LPP RRI, Mohamad Kusnaeni, menyatakan RRI tak boleh kehilangan perannya di era digital saat ini. RRI juga harus  terus berkontribusi terhadap pembangunan negara.

“Peran RRI tentunya sesuai dengan fungsinya sebagai lembaga penyiaran  publik, memberikan layanan siaran yang mampu memberikan hiburan. Layanan siaran yang mencerdaskan, memberikan informasi serta siaran yang edukatif,” kata Kusnaeni, dalam dialog interaktif dalam rangka HUT ke-80 RRI di Pro 1 RRI Ternate, Kamis (11/9/2025).

Selain itu, salah tugas yang bisa dilakukan RRI adalah membantu dan memastikan pemerintah bisa membawa negara ini menuju apa yang dicita-citakan dalam proklamasi. “Yaitu masyarakat yang adil, makmur, dan itu bagian dari upaya untuk memastikan tercapainya tujuan negara,” ucapnya.

Meski begitu, dalam menjalankan perannya, RRI memiliki tantangan besar, utamanya di era digitalisasi. Di era sekarang, publik mendapatkan lebih banyak akses terhadap informasi dan hiburan yang edukatif, sehingga RRI ditantang untuk mampu memastikan tetap menjadi pilihan publik.

Karena, pada masa lalu, masyarakat memiliki alternatif media, yang terbatas hanya pada RRI dan TVRI. Selanjutnya, media terus berkembang dengan muncul televisi dan radio swasta.

Bahkan, di era sekarang, media semakin berkembang seiring hadirnya media sosial. Hal ini kemudian memungkinkan publik memiliki lebih banyak pilihan terhadap apa yang dibutuhkan.

“Tantangan besar bagi RRI adalah bagaimana membuat siaran RRI tetap relevan dengan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat. Bagaimana membuat siaran-siaran RRI ini tetap menjadi pilihan pertama tetap menjadi sumber utama rujukan utama publik,” kata Bung Kus, sapaan akrab Kusnaeni.

Lebih  lanjut, dikatakan, RRI kini tak lagi bersaing dengan sesama radio, tetapi dengan media visual yang lain. Bahkan, media sosial yang di dalamnya terdapat kekuatan dan dukungan finansial global yang luar biasa.

Menurut Kusnaeni, tantangan tersebut harus menjadi konsen bersama bagaimana merawat RRI sebagai lembaga penyiaran publik. Yang tetap memperhatikan siaran sesuai dengan kebutuhan publik.

“Kalau kita mampu melakukan itu maka RRI  akan tetap relevan dengan era digital saat ini. RRI akan tetap menjadi pilihan pertama bagi Publik,” kata Kusnaeni, mengakhiri.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *