Jalur Gaza – Sejak dini hari Jumat, 18 Juli, tentara rezim Zionis telah melancarkan gelombang baru serangan udara, artileri, dan serangan laut di berbagai wilayah Jalur Gaza, yang menewaskan atau melukai puluhan warga sipil Palestina.
Pesawat-pesawat tempur Israel mengebom area di sekitar permukiman al-Amal dan Universitas Al-Aqsa di wilayah al-Mawasi, sebelah barat Khan Younis, lapor Pusat Informasi Palestina. Menyusul serangan terhadap tenda-tenda pengungsi di area tersebut, kebakaran hebat terjadi, menewaskan lima orang dan melukai lebih dari 20 orang, tambah sumber tersebut.
Serangan Israel menargetkan rumah keluarga Abu Sahloul di lingkungan al-Shafei di Khan Younis, menewaskan dan melukai beberapa orang.
Sementara itu, ledakan dahsyat dari bangunan perumahan yang disebabkan oleh tentara pendudukan terdengar di sebelah timur Kota Gaza.
Wilayah di timur dan barat Kota Gaza juga menjadi sasaran tembakan artileri dan penembakan oleh pasukan rezim pendudukan. Demikian pula, serangan udara Israel menargetkan Gaza tengah. Kamp Nuseirat di Gaza tengah menjadi sasaran artileri.
Sementara itu, kapal perang Israel menargetkan pantai barat Gaza.
Serangan rezim Zionis di Jalur Gaza sejak 7 Oktober 2023 telah merenggut nyawa 58.667 orang dan melukai 139.974 lainnya.
Penasihat media untuk UNRWA (Badan Bantuan dan Pekerjaan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi Palestina) menggambarkan situasi di Gaza sebagai “bencana” dan menyatakan kekhawatiran tentang kesehatan ratusan ribu orang yang menderita kelaparan dan penyakit.
Sumber: Presstv.ir