Kab HalselPolres Halsel

Terendam Banjir, Warga Lima Desa Pulau Bacan Dievakuasi Petugas

×

Terendam Banjir, Warga Lima Desa Pulau Bacan Dievakuasi Petugas

Sebarkan artikel ini
Personel Polres Halmahera Selatan saat Melakukan Evakuasi Warga Terdampak Banjir. (Foto: Res Halsel/RRI/FAKTA)

Bacan, FaktaInvestigasi – Sejumlah warga yang ada pada lima Desa di Kecamatan Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan dievakuasi ke sejumlah lokasi yang telah disiapkan.

Sejumlah warga ini, dievakuasi karena terdampak banjir pasca hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Maluku Utara khususnya Halmahera Selatan.

Kapolres halmahera Selatan, AKBP. Hendra Gunawan saat dikonfirmasi, Minggu (22/6/2025) mengakui, evakuasi warga lima desa di Kecamatan Bacan tersebut, dilakukan sejak dini hari tadi oleh tim gabungan.

Para korban terdampak banjir tersebut lanjut Kapolres, dievakuasi pada sejumlah titik baik itu rumah ibadah maupun sekolah yang tidak terdampak banjir.

“Evakuasi sudah dilakukan, dan sementara warga yang terdampak banjr dievakuasi ke sekolah hingga rumah ibadah yang tentunya aman dari banjir, proses evakuasi juga disaksikan oleh Bupati,” katanya.

Untuk untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama di lokasi pengungsian lanjut Kapolres, pihaknya bersama dengan Pemerintah Daerah tengah membangun dapur umum di beberapa titik lokasi.

“Dapur umum sementara dibangun, dan ini untuk kebutuhan masyarakat selama berada di lokasi pengungsian,” ujarnya.

Selain di Kecamatan bacan lanjut Kapolres, banjir juga merendam sejumlah desa di Halmahera Selatan hanya saja pendataan lokasi banjir masih terus dilakukan.

“Pendataan masih terus dilakukan, informasi terakhir banjir juga terjadi di pulau Obi, tapi yang pasti anggota juga sudah saya sebarkan untuk melakukan pendataan termasuk di lima desa yang sudah dievakuasi,” jelasnya.

Kepada masyarakat halmahera Selatan yang bermukim di sejumlah titik rawan baik kali maupun pesisir hingga lokasi rawan longsor untuk tetap meningkatkan kewaspadaan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Masyarakat kita harap untuk tetap waspada dan hindari titik-titik rawan, karena BMKG masih mengeluarkan release bahwa curah hujan masih berpotensi cukup tinggi,” pungkasnya.​

KBRN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *