Indramayu, FaktaInvestigasi – Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq meminta Pertamina segera meningkatkan kualitas BBM dari Kilang Balongan. BBM rendah kualitas dari kilang itu disebut turut memperburuk udara di Jabodetabek.
Hanif melakukan kunjungan ke Kilang Pertamina RU VI Balongan, Indramayu, pada Jumat (13/6/2025). Ia menilai BBM dari kilang tersebut tidak memenuhi standar ramah lingkungan.
Menurut Hanif, BBM dari Balongan menjadi sumber utama pasokan kendaraan bermotor di wilayah Jakarta. Sementara, emisi kendaraan menyumbang 32 hingga 41 persen polusi udara Ibu Kota.
“BBM Jakarta, seluruhnya itu dipasok dari kilang Pertamina di Balongan ini. Perlu langkah-langkah serius Pertamina, sebagai pihak yang bertanggung jawab menyuplai BBM di Jabodetabek, untuk segera mengubah, memenuhi standar-standar, kandungan-kandungan, terutama sulfurnya, yang ramah lingkungan,” ujarnya di hadapan awak media.
Hanif menyebut kualitas udara Jakarta belakangan ini makin mengkhawatirkan. Ia mengatakan polusi sudah berdampak serius pada anak-anak, lansia, dan kelompok rentan lainnya.
Ia bahkan menyebut Jakarta kini menjadi kota dengan udara terburuk kedua di dunia. Situasi ini terus berulang selama beberapa hari terakhir.
“Hari ini dan kemarin, kelihatannya suasananya masih sama (kualitas udara buruk). Sampai tadi malam, kita sudah menutup dua perusahaan di Cikarang yang membuat udara menjadi hitam,” kata Hanif.
Hanif menekankan bahwa peran Pertamina sangat strategis sebagai penyuplai bahan bakar di Jabodetabek.
KBRN