Jabodetabek

Rupiah Menguat, Analis Sebut karena Reshuffle Kabinet

×

Rupiah Menguat, Analis Sebut karena Reshuffle Kabinet

Sebarkan artikel ini
Petugas tempat penukaran valas menghitung mata uang rupiah dan dolar AS. (Foto: Antara/Fakta)

Jakarta, Fakta – Nilai tukar rupiah kembali menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (19/8/2024). Rupiah ditutup pada posisi Rp15.550 per dolar AS atau naik 145 poin.

Analis pasar uang, Ibrahim Assuaibi, menyebutkan penguatan rupiah disebabkan faktor internal yaitu reshuffle kabinet oleh Presiden Joko Widodo.”Pasar merespons positif pelantikan tiga menteri dan satu wakil menteri,” ujarnya.

Menurut Ibrahim, reshuffle kabinet kali ini bertujuan mendukung transisi dari pemerintahan Jokowi kepada Prabowo Subianto. Secara khusus Ibrahim menyoroti penunjukkan Angga Raka Prabowo sebagai Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo).

Menurut dia, ini berguna untuk mempercepat penyelesaian tugas-tugas Kemenkominfo yang sangat berat. Misalnya aturan turunan terkait perlindungan data pribadi, pemberantasan judi online, dan sebagainya.

Dari sisi eksternal, pasar hampir sepenuhnya memperhitungkan penurunan suku bunga The Fed 25 basis poin pada September 2024. Sementara peluang untuk penurunan sebesar 50 basis poin tinggal 24,5 persen.

AD/RRI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *