Halteng, Fakta – Ratusan Kepala Keluarga (KK) di tiga Kecamatan di Halmahera Tengah yang terdampak banjir luapan kali Kobe dievakuasi BPBD setempat.
Banjir setinggi lebih dari satu meter itu juga memutuskan akses jalan dari Kota Weda menuju kawasan industri nikel PT IWIP, pada Senin (22/7/2024).
Kepala Pelaksana BPBD Halmahera Tengah, Rais Musa mengatakan,hingga semalam lebih dari 400 KK terdampak banjir telah dievakuasi.
Warga yang dievakuasi kemudian ditempatkan di Kantor Kodim 1512 di Kota Weda dan rumah Camat di Kecamatan Lelilef.
Hingga saat ini bantuan logistik pengungsi dari Pemkab Halamahera Tengah pun mulai disalurkan.
“Kita sudah membangun Posko di Desa Lokulamo dan ada sebagian pengungsi yang kita tempatkan di sana. Sejumlah bantuan juga diberikan swadaya oleh warga kepada pengungsi,” ujar Kalak BPBD Halteng, Rais Musa, Selasa (23/7/2024).
Rais menambahkan, sejumlah warga yang dievakuasi juga belum sempat didata. Sehingga besar kemungkinan jumlah pengungsi akibat banjir tersebut masih terus bertambah.
“Tadi malam, Kota Weda masih terjadi hujan ringan, namun, pagi ini sudah kembali terjadi hujan deras. Sehingga kami mengimbau kepada warga yang terdampak banjir agar tetap waspada,” ucap Rais, mengakhiri.
AD/RRI