Ternate, FaktaInvestigasi – BMKG minta masyarakat di Maluku Utara untuk tingkatkan kewaspadaan adanya peningkatan tinggi gelombang laut mencapai 2 meter hingga lebih akibat adanya peningkatan kecepatan angin dalam beberapa hari ke depan.
Pada bulan Juli, Agustus dan September 2024 diprediksi untuk wilayah Maluku Utara angin akan bertiup kencang apalagi sudah masuk musim kemarau.
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate melalui Koordinator Data dan Informasi Zaky Alin Nuari, Senin (15/7/2024) mengatakan, wilayah di Maluku Utara yang terdampak tinggi gelombang di perairan bagian Selatan yaitu di Bacan, Obi, Capalulu, Sanana dan Bobong juga Perairan Morotai, Loloda, Perairan Timur Halmahera juga Weda.
”Diprediksi gelombang tinggi juga terjadi di perairan Batang Dua menuju Bitung,” ujar Zaky.
Untuk perairan Batang Dua – Bitung kata Zaky Alin Nuari, jika ada siklon tropis yang muncul aka berpengaruh terhadap gelombang, namun untuk saat ini masih normal dengan tinggi gelombang mencapai 2 meter.
Kepada perusahaan pelayaran juga nakhoda dan motoris diminta untuk selalu diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran. Termasuk nelayan karena saat ini kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 2 meter bahkan lebih.
Jika kondisi gelombang tinggi diharapkan untuk tidak memaksakan berlayar, tetapi hendaknya dapat menangguhkan dan menunggu kondisi membaik baru berlayar.
AD/RRI