Plh Kasi Intel Kejari Ternate Matheos Matulessy. (FOTO: PM/FAKTA)

TERNATE, FAKTA – Tim penyidik Kejaksaan Negeri  Ternate, Maluku Utara, masih mendalami kasus dugaan tindak pidana korupsi anggaran hibah Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Ternate.

 

Dana hibah tahun anggaran 2018-2019 itu. Anggaran hibah yang diusut jaksa senilai Rp 5,8 miliar. Kasus ini telah ditangani sejak 2019, namun baru ditemukan titik terangnya di tahun 2024 ini.

 

Pelaksana harian Kasi Intel Kejari Ternate Matheos Matulessy mengatakan, kasus dugaan korupsi itu kemungkinan besar dilakukan pemeriksaan terhadap saksi ahli.

 

“Secepatnya, karena saya tadi sudah konfirmasi ke Kasi Pidsus, karena itu secepatnya,” kata Matheos, Jumat (05/07/2024).

 

“Kalau sudah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi ahli berarti sudah bertambah satu alat bukti karena itu bisa secepatnya penetapan tersangka,” tandasnya.

 

AD/TS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *