JAKARTA, FAKTA – Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkapkan, bahwa perputaran dana terkait pemilu mencapai Rp80 triliun lebih. Perputaran dana itu ditemukan selama periode Januari 2023 sampai Mei 2024.
Hal itu dijelaskan Kepala PPATK Ivan Yustiavandana dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR RI, Rabu (26/06/2024). Ivan mulanya menyampaikan hasil kinerja Collaborative Analysis Team (CAT) untuk mendukung transparansi penyelenggara pemilu
“Selama periode Januari 2023 sampai Mei 2024, PPATK telah menyampaikan sebanyak 108 produk intelijen keuangan terkait dengan pemilu 2024 lalu. Atau yang melibatkan parpol atau anggota parpol atau calon legislatif atau incumbent atau pejabat aktif,” kata Ivan dalam rapat dengan komisi III DPR.
Ditambahkan Ivan, beberapa institusi terkait untuk ditindak lanjut berikutnya. Disebutkan jika 21 hasil analiais dan lima hasil pemeriksaan dari PPATK telah dikirimkan ke KPK.
“Produk tersebut telah diseminasikan ke beberapa pihak eksternal, yaitu 35 hasil analisis telah disampaikan kepada pihak kejaksaan. Sementara 21 hasil analisis dan 5 hasil pemeriksaan disampaikan kepada KPK,” katanya.
AD/KBRN