Halteng – Langkah Maju dari Program Pj Bupati Halmahera Tengah Ikram M Sangadji dalam melaksanakan Akselerasi peningkatan luas tanam dan produksi padi untuk tahun 2024 seluas 500 Ha, kini telah dilaksanakan oleh Dinas Teknis yakni Dinas Pertanian Kabupaten Halmahera Tengah guna mensukseskan Program tersebut.
Sebagai bukti atas proges terhadap program tersebut, Dinas Pertanian Halteng sudah beberapa kali melaksanakan penanaman. Penanaman pertama seluas 110 ha yang dimulai pencanangannya Oleh Pj. Bupati Halmahera Tengah Ir. Ikram. Sangadji, M.Si pada tanggal 29 Desember 2023 yang berlangsung di Desa lembah Asri, bulan Maret 2024 di Desa Wairoro Indah Kecamatan Weda Selatan, dan tanggal 01 Mei 2024 kemarin penanaman di trans waleh SP 1, Desa Persiapan Era Fagogoru Kecamatan Weda Utara.
Pemerintah Daerah melalui Dinas Pertanian Halteng yang di Nahkodai oleh Yusmar Ohorella, kini kembali melaksanakan pertemuan dengan Pemerintah Desa Sumber Sari, bersama Ketua Gapoktan, Ketua Ketua Kelompok Tani dan Petani pemilik lahan sawah, membicarakan hal tersebut, bertempat di Kantor Desa Sumber Sari, Kecamatan Weda Selatan, Kabupaten Halmahera Tengah. Jumat 03/05/2024.

Ketika dikonfirmasi Awak Media Kepala Dinas Pertanian Yusmar Ohorella mengatakan bahwa, dari hasil rapat semua petani pemilik lahan siap untuk mengolah lahan seluas 110 ha untuk kegiatan tanam padi. Di Desa Sumber Sari ini, akan dimulai pencanangan seluas 390 ha, sesuai dengan program Pj. Bupati yang menargetkan untuk tahun 2024 (Januari – Desember) luas lahan sawah yang harus ditanami seluas 500 ha,”Ungkapnya”.
Tambah Yusmar, untuk Luas Lahan seluas 390 ha, itu akan di bagi ke 4 titik lahan sawah, diantaranya (1) Lahan Sawah Desa Sumber Sary, (2) Lahan Sawah Desa Wairoro Indah (3) Lahan Sawah Desa Lembah Asri Kecamatan Weda Selatan dan (4) Lahan Sawah Desa Persiapan Era Fagogoru (trans waleh SP 1) Kecamatan Weda Utara,
“Untuk Desa Wairoro Indah, Desa Lembah Asri, dan Desa Persiapan Era Fagogoru setelah tanam pertama dan panen akan dilakukan penanaman kembali (tanam kedua), karena penanaman pertama sementara dilakukan”Bilang Yusmar.
Lanjut Yusmar, karena Pj. Bupati Halmahera Tengah, mengharapkan untuk Kabupaten Halmahera Tengah produksi beras tahun 2024 harus capai 2.800 ton. Dan Halmahera Tengah menjadikan lumbung pangan khusus beras di Provinsi Maluku Utara. Dimana Hasil produksi beras yang dihasilkan oleh petani akan di beli oleh Pemda,”Pungkasnya”. (Yeri)