Halteng – Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Tengah, melalui Dinas Pertanian gelar kegiatan Tanam Bersama Padi Varietas Inpari 32.
Kegiatan yang bertemakan Upaya Intensifikasi dan ekstensifikasi lahan 110 hektar, dilaksanakan secara langsung bertempat di di Transmigrasi Waleh SP1, Desa Persiapan Era Fagogoru, Kecamatan Weda Utara pada Rabu, 01/05/2024.
Pj Bupati Ikram M Sangadji, di dampingi Sekda Halut
Bahri Sudirman, Kapolres Halteng, Kasdim 1512/Weda, Kejari Weda, dan Kepala Dinas Pertanian, Yusmar Ohorella, serta para petani warga masyarakat setempat, secara langsung ada dalam kegiatan dan turut terlibat dalam penamaan padi tersebut.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Halmahera Tengah Yusmar Ohorella dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa, benih padi yang siap ditanam pada kesempatan tersebut adalah di atas lahan seluas 17.75 ha.
Ini adalah lokasi ke 3 setelah Pak Bupati mencanangkan 110 hektar untuk tahun 2024 musim tanam pertama, dengan akumali 110 ha itu sudah lebih menjadi 111 ha,” Ucap Yusmar dalam laporan kegiatan”.
![]()
Tambah Yusmar, kegiatan penanaman bersama Padi Varietas Inpari 32 merupakan bagian dari upaya Pemerintah Daerah Halmahera Tengah dalam rangka meningkatkan produktivitas pertanian, serta mendukung Kesejahteraan Petani, memanfaatkan lahan kosong yang memiliki potensi untuk dikelola dalam penamaan Padi.
Dengan alokasi lahan seluas 110 hektare untuk penanaman padi varietas Inpari 32, diharapkan program ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi sektor pertanian lokal,”Tutup Yusmar”.
Terpisah Pj Bupati Halmahera Tengah Ikram M Sangadji mengatakan bahwa,
Pemerintah Daerah berkomitmen mendukung produksi pertanian, dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani, dan menjadi kabupaten Halmahera Tengah sebagai lumbung padi dalam pembangunan ekonomi.
Ketika ada masalah yang dihadapi misalnya air kurang, mari kita bersama sama cari solusi untuk hal tersebut. petani silahkan kerja saja, jaga dan jamin beras itu akan bersih. Dengan itu, dirinya meminta agar hasil panennya harus diuji kadar airnya sehingga pada saat panen jangan pecah. “Hasil panen kita harus teruji. Karna selain penyediaan pupuk, Pemda juga akan menyediakan obat padi,” tukasnya.
![]()
Dikarenakan pemerintah daerah akan menjamin ketersediaan pupuk para petani. “Jadi berapapun kemampuan produksi petani, segera disampaikan berapa banyak kebutuhan pupuknya”, ujarnya Bupati Ikram.
“Saya perintahkan kepada kadis Pertanian untuk menggunakan dana BTT (Bantuan Tak Terduga) agar menjawab semua kebutuhan mendesak para petani, karna itu bagian dari kemaslahatan masyarakat,” imbuh Bupati Ikram.
Orang nomor satu di Pemkab Halteng ini pun mengajak warganya untuk menghubungi dan menyampaikan secara detail permasalahan dan kebutuhan petani. “Jadi, petani tidak boleh takut. Silahkan sampaikan kebutuhan itu. Saya tidak mau lagi ke depan ada yang keluhan soal pupuk dan kebutuhan lainnya”, demikian pinta Bupati Ikram. (Yeri)