HALBAR, FAKTA – Pemilihan Anggota Legislatif di Kabupaten Halmahera Barat khususnya di daerah pemilihan satu (Dapil I) yaitu di Kecamatan Jailolo dan Kecamatan Jailolo Selatan, hampir semua wajah-wajah lama masih mendominasi pada pesta demokrasi pada Pemilihan Umum tahun 2024-2029.
Salah satunya daerah yang paling terbanyak peserta calon legislatif yang ikut berkompotisi di dapil Jailolo dan Jailolo Selatan yaitu sebanyak 114 caleg. Nama-nama itu banyak sekali wajah baru yang ikut berkompotisi, namun pasca pemilihan pada 14 Februari 2024 kemarin, mereka akhirnya tumbang satu demi satu, dengan perolehan suara jauh dari suara ambang batas parlemen yang ditetapkan oleh aturan Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Info yang beredar banyak sekali kost anggaran untuk kandidat yang baru berkompotisi mereka lebih banyak terkuras habis karena urusan wara wiri, baik dalam konsolidasi maupun persiapan pemenangan. Ada yang bilang anggaran pencoblosan (serangan fajar) sangat terkuras habis dalam pemungutan suara pada pemilu legislatif ialah di wilayah dapil satu Jailolo dan Jailolo Selatan.
Dari 114 kandidat yang bertarung di daerah pemilihan satu (Dapil 1) itu, hanya 0,2 persen wajah baru yang punya peluang akan duduk di kursi legislatif pada tahun ini. Dari data sirekap KPU, sejumlah wajah-wajah lama masih mendominasi pada pemilu kali ini. Kalau dilihat dari angka presentase, umumnya calon incumbent lebih banyak berpeluang mengatur strategi dalam pemenangan tahun ini, ketimbang wajah baru yang modalnya hanya mengklaim masa pendukungnya yaitu raih-raih manggustang.
Dari sejak pemilihan 14 Februari yang lalu, banyak spekulasi yang muncul dari kandidat calon anggota dewan yang lama maupun yang baru. Hampir semua kandidat baik yang baru maupun yang lama, mereka umumnya saling menutupi hasil perolehan suara. Sementara para tim dan kandidat hanya duduk dibawah pohon lalu bisa mengklaim telah memperoleh suara terbanyak dan masuk dalam posisi aman. Alhasil KPUD Halbar belum melakukan penetapan jadwal pleno, namun sebagian kandidat wajah baru sudah pasrah dengan realita perolehan suara yang mereka peroleh.
Sementara, perolehan suara terbanyak yang sudah dimiliki oleh para kandidat, umumnya yang bersangkutan belum bisa tidur nyenyak karena bisa jadi dalam penghitungan nanti di KPU suara mereka akan mengurang ataupun hilang ditelan oleh siluman nyata.
Sedangkan sesuai aturan hanya bisa 11 kursi yang bisa diperebutkan di dapil satu Halbar, 11 kursi itu sudah ada dari utusan masing-masing partai, mereka itu ialah perwakilan dari partai PDIP, partai Demokrat, partai PKB, partai Nasdem, partai Golkar, Partai Gerindra, partai Hanura, partai Perindo, partai PKS dan partai PSI.
Berikut ini nama-nama Caleg, yang meraih suara terbanyak seperti dilansir sirekap KPUD Kab Halbar, Prov Maluku Utara.
Yang pertama adalah Rustam Fabanyo dari Partai Nasdem dengan perolehan suara 1.120 suara, Albert Hama dari Partai PKB pada urutan kedua dengan perolehan suara 1.011, Herman Sidete dari PDIP diurutan ketiga dengan peroleh suara 852, Ibnu Saud Kadim dari partai Demokrat diurutan keempat dengan meraih 980 suara, diperingkat kelima ada Dasril Hi Usman dari partai PAN dengan perolehan suara 901.
Dari urutan kelima dan seterusnya diisi oleh wajah-wajah lama seperti Atus Sandiang dari partai Gerindra dengan perolehan suara 880, Fandi Ibrahim dari partai Golkar dengan persentase suara 407, Hardi Hayun dari partai Hanura dengan perolehan suara 770, Fillarensia G Balatjai dari partai Gerindra dengan perolehan suara 686.
Mahmud Kodja dari partai PKS dengan perolehan suara 619. Reskawati R Malan dari partai PSI dengan suara paling terendah dibawah 354 suara.
Sedangkan pada Pemilihan Umum Anggota DPRD Kabupaten Halbar Periode 2019-2024, perolehan kursi partai politik dari masing-masing ialah.
Untuk Daerah Pemilihan I /dapil 1 sebanyak 11 kursi, dmana PKB 2 kursi, Golkar 2 kursi, gerindra 1 kursi, PDIP 1 kursi, Nasdem 1 kursi, PKS 1 kursi, PAN 1 kursi, Hanura 1 kursi, Demokrat 1 kursi.
Kemudian Dapil II sebanyak 7 kursi dimana PKB 1 kursi, Gerindra 1 kursi, PDIP 1 kursi, Golkar 1 kursi, Nasdem 1 kursi, Hanura 1 kursi, Demokrat 1 kursi.
Sedangkan Dapil III sebanyak 7 kursi dengan perolehan parpol, untuk PDIP 2 kursi, PKB 1 kursi, Gerindra 1 kursi, Golkar 1 kursi, Hanura 1 kursi dan Demokrat 1 kursi.
Total Kursi DPRD Halbar 25, dari hasil penetapan terdistribusi PKB 4 kursi, PDIP 4 kursi, Golkar 4 kursi, Gerindra 3 kursi, Demokrat 3 kursi, Hanura 3 kursi, Nasdem 2 kursi, PKS 1 kursi, PAN 1 kursi.
CAKEN/Tim