![]()
HALSEL, FAKTA – Masyarakat Desa Lata-Lata, Kecamatan Kasiruta Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, mengapresiasi kinerja Kepala Desa Lata-Lata Muhammad Nur Senen karena sudah membangun lapangan sepak bola berukuran nasional yang berlokasi di Dusun Kodok, Desa Lata-Lata, untuk generasi muda yang menggali potensi bermain sepak bola.
Lapangan sepak bola yang memiliki panjang minimal 100 meter dan maksimal 110 meter, serta lebar minimal 64 meter dan maksimal 75 meter itu, telah selesai dibangun menggunakan anggaran dana desa (DD) sebesar 60juta lebih itu tampak layak untuk digunakan. Hal itu dilihat dari sejumlah warga yang bersama-sama gotong royong membersihkan di area lapangan itu.
Padahal, fasilitas olah raga tersebut sebelumnya tidak pernah mendapat perawatan, kondisinya kumuh sehingga sarana olah raga itu kurang memadai.
Namun berkat kerjasama dan keseriusan serta keinginan masyarakat memiliki sarana olahraga, pada masa kepemimpinan Kades Muhammad Nur Senen, hamparan tanah itu disulap menjadi lapangan sepak bola yang berukuran nasional.
“Alhamdulillah pada pemerintahan Kepala Desa M Nur Senen, lapangan sepak bola Desa Lata-Lata menjadi lapangan ukuran nasional, walaupun masih ada kekurangan, tapi setidaknya sarana tersebut sudah layak, dan ini baru sejarah di desa kami di Kecamatan Kasiruta Barat, baru lapangan sepak bola Desa Lata-Lata yang dibangun mengukuti standar nasional,” ungkap salah seorang warga Lata-Lata Armin, saat dihubungi media ini, Selasa (05/12/2023).
![]()
Sementara itu, tokoh masyarakat Niko Gama dalam keterangannya berharap agar sarana olahraga itu benar-benar dimanfaatkan dengan baik, agar desa ini mampu mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olah raga dapat didukung dengan fasilitas yang ada.
“Keberadaan lapangan bola di desa kami tersebut merupakan hal baru, karena di seluruh desa yang ada di Kecamatan Kasiruta Barat, baru Desa Lata-Lata yang mampu menganggarkan DD untuk fasilitas olah raga sepak bola.
Niko berharap bahwa keberadaan lapangan bola pun dapat menunjang khususnya para pemuda lebih semangat berolah raga terutama dalam mengembangkan skill dan bakat bermain sepak bola, sehingga dapat melahirkan bibit pemain sepak bola yang handal.
“Baru Desa Lata-Lata, Kecamatan Kasiruta Barat yang sudah bisa menganggarkan anggaran dana desa untuk lapangan sepak bola, sebagai sarana olah raga terutama pemuda desa. Kalian harus mampu menjaga dan memfungsikan fasilitas itu dengan baik,” imbuh Niko.
Di tempat berbeda, Kepala Desa Lata-Lata, M. Nur Senen memaparkan, selain upaya membangun sarana lingkungan yang pokok untuk menopang kelancaran aktivitas masyarakat, pihaknya juga berkomitmen untuk menggali potensi dan bakat generasi muda di desanya dalam olah raga sepak bola.
“Ya, kami dari Pemdes Lata-Lata punya komitmen, di samping melakukan pembangunan infrastruktur yang pokok, seperti pembangunan dermaga, pembangunan jalan desa, juga mengalokasikan untuk sarana olah raga lainnya , yaitu lapangan sepak bola yang ada di Desa Lata-Lata,” papar Kades.
Muh Nur berpandangan bahwa untuk menyatukan persatuan dan kesatuan masyarakat khususnya pemuda desa Lata-Lata harus ada gebrakan olah raga dan hal itu sangatlah penting.
“Karena menurut saya hal itu sangat dipandang perlu. Selain untuk kegiatan olah raga, persatuan pemuda Desa Lata-Lata, sangatlah penting pula. Kalau sarana olah raga kita dukung, maka saya yakin desa ini akan maju dalam bidang olah raga. Saya yakin itu,” papar Kades saat ditemui di Ternate.
Apresiasi lain juga disampaikan Ketua BPD desa Lata-Lata Hasan Maici. Dirinya menyampaikan ucapan terimakasih kepada pemerintah desa karena sudah membangun sarana olah raga sepak bola tersebut. Di samping tugasnya membangun sarana lingkungan yang terasa manfaatnya oleh masyarakat desa Lata-Lata.
“Saya selaku perwakilan dari masyarakat, menyampaikan terima kasih atas kinerja Kades Lata-Lata, Bapak Muh Nur Senen yang telah membangun desa, dari mulai tambal sulam jalan poros desa, membangun jalan-jalan lingkungan, dermaga pelabuhan desa dan terakhir, yakni telah menyulap lapangan desa Lata-Lata, Kecamatan Kasiruta Barat menjadi sarana olah raga yang berstandar nasional,” paparnya.
Terakhir, Hasan meyakini jika Desa Lata-Lata terus dipimpin oleh Kades Muhammad Nur Senen, maka pembangunan Desa Lata-Lata akan lebih pesat dan lebih maju lagi.
“Kalau pemimpin desa jiwanya ingin membangun, maka saya jamin masyarakat sangat mendukung kadesnya,” paparnya.
A. Madjit