BREAKING NEWS

Angin Kencang Tak Surutkan Koramil Galela Jinakkan Karhutla di Seki

×

Angin Kencang Tak Surutkan Koramil Galela Jinakkan Karhutla di Seki

Sebarkan artikel ini

HALUT, FaktaInvestigasi — Kobaran api kembali mengancam kawasan hutan dan lahan pertanian warga di pinggiran Desa Seki, Kecamatan Galela Selatan, Kabupaten Halmahera Utara, Selasa (25/8/2026).

Di tengah medan berbatu dan terjal, personel Koramil 1508-02/Galela bersama warga harus berjibaku mengendalikan api yang beberapa kali kembali berkobar akibat tiupan angin kencang dan cuaca panas.

Informasi kebakaran pertama kali diterima Babinsa Desa Seki, Serda Abd. Rais, sekitar pukul 11.20 WIT. Mendapat laporan tersebut, Danramil 1508-02/Galela Kapten Inf Suharno langsung memimpin personel menuju lokasi.

Setibanya di kawasan yang terbakar, personel TNI bersama masyarakat langsung melakukan pemadaman. Namun, upaya tersebut tidak mudah. Medan yang didominasi bebatuan membuat sejumlah titik api sulit dijangkau, sementara angin kencang membuat kobaran api cepat berubah arah.

Meski dengan sarana pemadaman yang terbatas, petugas dan warga terus berupaya memutus jalur rembetan api. Sekitar pukul 13.00 WIT, kobaran berhasil dihambat. Namun, kondisi belum sepenuhnya aman karena masih ditemukan titik panas dan sisa bara yang sewaktu-waktu dapat kembali menyala.

Benar saja, sekitar pukul 15.00 WIT, api kembali berkobar. Angin yang semakin kencang dan kondisi cuaca panas membuat kobaran api bergerak ke arah selatan, menuju kawasan hutan dan lahan pertanian warga.

Situasi ini menjadi perhatian serius karena lokasi kebakaran berjarak sekitar 500 hingga 700 meter dari permukiman. Jika tidak segera dikendalikan, api berpotensi menjalar ke lahan produktif dan mendekati rumah-rumah warga.

Danramil bersama anggotanya pun memilih tetap bertahan di lokasi. Dengan peralatan terbatas, pemadaman dilakukan secara manual di sejumlah titik yang sulit dijangkau. Pergerakan api terus dipantau untuk mengantisipasi perubahan arah akibat hembusan angin.

Setelah berjibaku selama beberapa jam, upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 15.40 WIT, rembetan api berhasil diputus dan kobaran yang berpotensi meluas dapat dikendalikan.

Ancaman terhadap perkebunan dan permukiman warga pun berhasil dicegah.

Meski situasi mulai terkendali, personel tidak langsung lengah. Sekitar pukul 17.00 WIT, ketika bersiap meninggalkan lokasi, pemantauan tetap dilakukan mengingat kondisi angin yang berubah-ubah dan masih adanya potensi munculnya kembali titik api.

Peristiwa ini menjadi gambaran betapa cepatnya kebakaran lahan berkembang ketika berhadapan dengan cuaca panas, angin kencang, dan medan yang sulit. Karena itu, kewaspadaan dan pemantauan berkelanjutan menjadi bagian penting dalam memastikan api benar-benar padam.

Kebersamaan personel Koramil 1508-02/Galela dan warga Desa Seki juga menunjukkan pentingnya gotong royong dalam menghadapi ancaman kebakaran. Di tengah medan yang berat dan api yang terus berubah arah, mereka memilih bertahan demi mencegah kobaran menjalar ke lahan warga dan kawasan permukiman.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *