Jakarta – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan fungsi utama pendidikan adalah memperkuat bakat dan minat anak sejak dini. Oleh karena itu, Pemerintah Indonesia telah memperpanjang Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2025 menjadi lima hari.
“Saya percaya bahwa fungsi pendidikan itu untuk memperkuat talent-talent yang sebenarnya sudah bisa kita ketahui dari sejak dini. Karena itu dalam MPLS tahun 2025, dari sebelumnya hanya tiga hari kita perpanjang menjadi lima hari, satu berikutnya itu adalah untuk penelusuran bakat dan minat,” kata Abdul Mu’ti saat memberikan Berbagai di acara Apresiasi Peraih Medali dan peluncuranan Bina Talenta Indonesia 2025, di Jakarta, Senin (15/9/2025).
Menurut Mu’ti, pemetaan bakat anak kini bisa dilakukan dengan metode ilmiah, bahkan sejak sekolah dasar. Hal tersebut sangat penting agar Indonesia mampu melahirkan talenta-talenta hebat di berbagai bidang.
“Dari sana kita bisa mengetahui sejak Sekolah Dasar (SD), dia punya kemampuan di bidang apa dengan tingkat akurasi yang mencapai 80 persen. Kalau bakat dan minat itu sudah bisa diketahui sejak taman kanak-kanak atau SD, saya yakin Indonesia bisa punya talenta-talenta hebat,” ucapnya.
Mu’ti menegaskan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional 2023 telah mengamanatkan negara untuk memberikan perhatian khusus bagi anak-anak istimewa. Selain menekankan pentingnya bidang akademik, Abdul Muk’ti juga menyoroti pengembangan seni dan olahraga.
“Anak-anak istimewa ini harus mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah dan termasuk dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menegah. Untuk mengharumkan nama bangsa, semua bakat luar biasa harus diapresiasi,” ujar Mu’ti.