Halmahera Utara – Kementerian Energi Sumber Daya Mineral RI melaporkan aktivitas kegempaan pada Gunung api Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara pada Selasa 22 Juli 2025 pukul 00.00 hingga 24.00 WIT.
Pengamat Gunung Dukono, Bambang Sugiono mengungkapkan, letusan Gunung Dukono dalam sehari terjadi sebanyak 143 kali dengan tinggi dari 700 hingga 800 meter berwarna asap putih dan kelabu, condong ke Timur dengan intensitas sedang dan tinggi dari 300 hingga 400 meter di atas puncak kawah.
“Saat ini Gunung Dukono berada pada status level II (Waspada), maka direkomendasikan kepada masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung atau wisatawan, agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 km,” tulis Bambang melalui rilis WAG, Rabu (23/7/2025).
Bambang menyatakan, mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap.
“Kami juga mengimbau kepada masyarakat di sekitar Gunung Dukono untuk selalu menyediakan masker atau penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan,” katanya mengakhiri.
Sumber: RRI Ternate