BREAKING NEWS

Tingkatkan Pelayanan Jasa Transportasi Laut, ASDP Hadirkan KM Maming Rute Gorua-Daruba

×

Tingkatkan Pelayanan Jasa Transportasi Laut, ASDP Hadirkan KM Maming Rute Gorua-Daruba

Sebarkan artikel ini

Halut, Faktainvestigasi, – Meningkatkan pelayanan transportasi laut kepada masyarakat, Pemerintah Provinsi Maluku Utara merelokasi Kapal Ferri Jenis Maming di pelabuhan Feri gorua.

Kapal Ferri ini dioperasikan untuk melayani calon penumpang dengan rute Tobelo-Morotai atau tepatnya Gorua-Daruba dengan jadwal yang sama seperti biasa.

Kapal Ferri tersebut tiba di pelabuhan Gorua, kecamatan Tobelo Utara, pada (Kamis, 3/7/2025) pukul 09.28 WIT dan langsung diterima oleh Kepala ASDP Pelabuhan Gorua, Dodi.Tingkatkan Pelayanan Jasa Transportasi Laut, ASDP Hadirkan KM Maming Rute Gorua-Daruba

Halut – Meningkatkan pelayanan transportasi laut kepada masyarakat, Pemerintah Provinsi Maluku Utara merelokasi
Kapal Ferri Jenis Maming di pelabuhan Feri gorua.

Kapal Ferri ini dioperasikan untuk melayani calon penumpang dengan rute Tobelo-Morotai atau tepatnya Gorua-Daruba dengan jadwal yang sama seperti biasa.

Kapal Ferri tersebut tiba di pelabuhan Gorua, kecamatan Tobelo Utara, pada (Kamis, 3/7/2025) pukul 09.28 WIT dan langsung diterima oleh Kepala ASDP Pelabuhan Gorua, Dodi.

Kepada wartawan media ini, Dodi
mengatakan, kehadiran Kapal Ferri jenis Maming ini, atas permintaan pemerintah daerah kepada pemerintah provinsi. Tujuannya untuk meningkatkan pelayanan transportasi Laut Rute Tobelo – Daruba, sekaligus mengantisipasi calon penumpang yang melonjak, sekaligus meminimalisir antrian angkutan kendaraan motor dan mobil pada arus mudik di hari-hari besar keagamaan.

Ukuran KMP Maming kata Dodi lebih besar dari kapal Ferri sebelumnya. Dengan ukuran kapal yang cukup besar tentu kapasitas muatannya dipastikan dapat mengatasi calon penumpang dan muatan kendaraan ketika terjadi lonjakan.

Selain itu kata Dodi jika dalam muatan terjadi over kapasitas, maka dalam pengaturan di atur dua kali untuk rute keberangkatannya.

“Dari kapasitas untuk KM Maming dengan kapal Ferri KM Bobara, peberdaannya yaitu KM Bobara hanya 200 penumpang, sedangkan KM Maming bisa sampai 300 penumpang”, ucap Dodi

Menyentil soal keselamatan, Dodi memastikan bahwa pihaknya selalu tetap memprhatikan hal itu. Prinsipnya pelayanan berdasarkan SOP.

“Untuk kelayakan kapal tersebut, lebih optimal, dari sisi kebersihan, kapasitas, terutama safety, dipastikan memberikan pelayanan yang aman dan nyaman kepada penumpang”, ujarnya

Dodi menambahkan, dalam KMP Maming juga tersedia kantin, taman, tempat duduk atau peraduan, agar penumpang bisa berisitirahat dan bersantai ria. Semua itu disiapkan oleh pihak kapal, untuk memberikan kenyamanan kepada penumpang. (Art)

Kepada wartawan media ini, Dodi
mengatakan, kehadiran Kapal Ferri jenis Maming ini, atas permintaan pemerintah daerah kepada pemerintah provinsi. Tujuannya untuk meningkatkan pelayanan transportasi Laut Rute Tobelo – Daruba, sekaligus mengantisipasi calon penumpang yang melonjak, sekaligus meminimalisir antrian angkutan kendaraan motor dan mobil pada arus mudik di hari-hari besar keagamaan.

Ukuran KMP Maming kata Dodi lebih besar dari kapal Ferri sebelumnya. Dengan ukuran kapal yang cukup besar tentu kapasitas muatannya dipastikan dapat mengatasi calon penumpang dan muatan kendaraan ketika terjadi lonjakan.

Selain itu kata Dodi jika dalam muatan terjadi over kapasitas, maka dalam pengaturan di atur dua kali untuk rute keberangkatannya.

“Dari kapasitas untuk KM Maming dengan kapal Ferri KM Bobara, peberdaannya yaitu KM Bobara hanya 200 penumpang, sedangkan KM Maming bisa sampai 300 penumpang”, ucap Dodi

Menyentil soal keselamatan, Dodi memastikan bahwa pihaknya selalu tetap memprhatikan hal itu. Prinsipnya pelayanan berdasarkan SOP.

“Untuk kelayakan kapal tersebut, lebih optimal, dari sisi kebersihan, kapasitas, terutama safety, dipastikan memberikan pelayanan yang aman dan nyaman kepada penumpang”, ujarnya

Dodi menambahkan, dalam KMP Maming juga tersedia kantin, taman, tempat duduk atau peraduan, agar penumpang bisa berisitirahat dan bersantai ria. Semua itu disiapkan oleh pihak kapal, untuk memberikan kenyamanan kepada penumpang. (Yeri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *