BERITA REDAKSIInternasional

Pemimpin Hizbullah Memuji Bangsa dan Pemimpin Iran atas Keberaniannya Menghadapi para Agresor

×

Pemimpin Hizbullah Memuji Bangsa dan Pemimpin Iran atas Keberaniannya Menghadapi para Agresor

Sebarkan artikel ini
Sekretaris jenderal gerakan perlawanan Hizbullah Lebanon, Sheikh Naim Qassem. (Foto: PRESSTV/FAKTA)

Iran, FaktaInvestigasi – Sekretaris jenderal Hizbullah memuji persatuan dan keberanian yang ditunjukkan oleh bangsa Iran dan Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, dalam menghadapi agresi Israel-Amerika terhadap negara tersebut.

Dalam pernyataan yang dipublikasikan pada hari Senin (23/6/2025), pemimpin gerakan perlawanan Lebanon, Sheikh Naim Qassem, mengatakan Republik Islam “berhak atas hak-haknya karena telah menjadi sasaran agresi,” mengacu pada serangan Israel-Amerika terhadap negara tersebut sejak 13 Juni.

“Iran memiliki Pemimpin pemberani yang bertekad untuk menjadikannya terhormat dan berkuasa,” katanya, seraya menambahkan bahwa rakyat Iran “telah mengesampingkan perbedaan mereka untuk bersatu dalam menghadapi tindakan agresi Israel dan AS.”

Pada tanggal 13 Juni, Israel melancarkan agresi tanpa alasan dan membabi buta terhadap Iran, membunuh banyak komandan militer berpangkat tinggi, ilmuwan nuklir, dan warga sipil biasa.

Sebagai tanggapan, angkatan bersenjata Iran, yang didukung oleh pemerintah dan rakyat Iran, melancarkan serangan balasan di bawah Operasi True Promise III, yang memberikan pukulan berat terhadap rezim tersebut.

Berada di ambang kekalahan, rezim Israel meminta Amerika menutupinya dengan serangkaian serangan terhadap tiga lokasi nuklir Iran di Natanz, Isfahan dan Fordow pada hari Minggu.

Agresi tersebut, menurut pengamat, merupakan pelanggaran berat terhadap Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa, hukum internasional, dan Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT).

Naim Qassem menekankan bahwa Hizbullah tidak bersikap netral antara hak-hak sah Iran dan tipu daya Amerika dan Israel.

“AS memimpin kawasan ini menuju kekacauan dan ketidakstabilan, dan membawa dunia menuju krisis terbuka,” ungkapnya. “Iran berhak membela diri, dan rakyat kawasan ini serta rakyat bebas di dunia berhak berdiri bersama Pemimpin Agung dan Iran di medan yang sama,” ungkapnya.

Kepala Hizbullah juga menegaskan bahwa Hizbullah akan bertindak sebagaimana yang dianggapnya tepat dalam menghadapi agresi Israel-Amerika terhadap Iran.

Sumber: PressTv

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *