JAKARTA – Faktainvestigasi | Brebes Lomba Qosidah dan Parade pengantin Nusantara ikut meriahkan Bazar UMKM Dukuhturi Expo 2022, di Lapangan Asri Bumiayu. Selasa (12/09/2022).

Gelaran lomba Qosidah dan Parade Pengantin Nusantara yang di prakarsai oleh Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia (HARPI) MELATI Bumiayu ini karena keterbatasan waktu hanya diikuti 21 peserta dari perwakilan kecamatan di wilayah Brebes Selatan, acara dimulai dari pukul 14.00 – 22.00 WIB dengan menampilkan berbagai kreasi lantunan tembang – tembang Qosidah yang sudah ditentukan oleh panitia.

Selain lomba Qosidah dan Parade pengantin Nusantara, telah dilakukan juga Santunan Anak Yatim Piatu & Duafa yang dilaksanakan oleh Karang Taruna Dukuhturi di Aula kecamatan Bumiayu.

Salah satu dewan juri sekaligus Ketua HARPI Melati Evin Nurviana, yang akrab di sapa Mama Eki ini juga mengatakan gelaran Lomba Qosidah ini untuk mengasah dan mengembangkan bakat kelompok/Group seni Qosidah khususnya di wilayah Brebes Selatan.

“Dengan diadakan event seperti ini, diharapkan dapat lebih mengembangkan kreativitas untuk kelompok dan juga mengembangkan potensi-potensi mereka yang berbakat dibidang seni qosidah, terutama kita karena ini ada momen Bazar UMKM yang ada di Bumiayu untuk berkarya, berkreasi dengan bermacam-macam kegiatan, yang positif” ujarnya.

Disampaikan Evin, kriteria yang dimenangkan pada lomba Qosidah ini penguasaan panggung, kemudian busana yang baik, cocok, pas dan sesuai kriteria baik kostum maupun aksesoris yang dipakai.

Adapun pemenang dari lomba Qosidah ini adalah :
• Grup LASQI JAYA Watujaya Kec. Tonjong meraih Juara I dengan total nilai 348

• Grup AL-MANAN Kalijurang Kec. Tonjong meraih Juara II dengan total nilai 344

• Grup Al-Barokah Munawaroh Kalijurang Kec.Tonjong meraih Juara III dengan total nilai 337

Evin menambahkan pada sesi parade pengantin nusantara itu menyuguhkan busana pengantin dari berbagai daerah, mulai dari Bali, Minang, Jawa, sunda, pakem adat kearifan lokal Brebes Selatan dan beberapa daerah lainnya ikut disajikan dihadapan pengunjung yang memadati Arena Dukuhturi Expo 2022, Selasa petang.

“Tujuan dari parade ini untuk lebih memperluas wawasan masyarakat terkait budaya dalam hal ini budaya busana pengantin yang ada di Nusantara,” kata Evin.

Menurutnya, dari penampilan parade busana pengantin nusantara tersebut menunjukan bahwa Indonesia disusun oleh kebhinekaan yang sangat beragam.

“Menunjukan betapa kita sangat kaya akan kebudayaan, baru dilihat busana pengantin saja sudah sangat beragam, apalagi kalau kita coba menggali lebih dalam tentang keragaman budaya ini,” katanya.

Sementara itu salah satu kontestan Parade pengantin Nusantara Annisa Griya Rias mengatakan dirinya ikut menampilkan Penganten Siger sunda dan penganten melayu.

Keikutsertaannya dalam Parade pengantin Nusantara ini merupakan bentuk dari pengembangan skill atau keilmuan dalam tata rias pengantin dan meningkatkan perekonomian di bidang tata rias,” Ujarnya.

Ragam Pameran UMKM dan Wahana Hiburan Keluarga dalam Gelaran semarak Dukuhturi Expo 2022 ini meskipun besok rabu (14/09/22) berakhir, rupanya tidak menyurutkan animo masyarakat mengunjungi ratusan stand Expo tersebut. Pasalnya pengunjung membludak, untuk menikmati kemeriahan acara dalam gelaran Dukuhturi Expo 2022.

Manajer Dukuhturi Expo Bidang Acara Yanuar Pribadi menuturkan, panitia pelaksana Expo berusaha maksimal untuk memberikan pelayanan yang terbaik. Sehingga selain terhibur, seluruh masyarakat dapat menikmati dan mengunjungi ratusan stand di lokasi Dukuhturi Expo di Lapangan Asri Bumiayu.

“Kalau hari biasa pengunjung sekitar 3 ribu sampai 4 ribu, tetapi malam ini mencapai 8 ribu,” kata Yanuar kepada awak media, Selasa (12/9/2022). Menurutnya, di lokasi stand Expo diisi produk-produk UMKM Dukuhturi, mulai kerajinan, makanan dan usaha-usaha yang lainnya. Termasuk layanan masyarakat dari dinas kesehatan Bumiayu,” ungkapnya.

Tampak dari pantauan awak media, pada malam Sabtu dan malam Minggu sebelumnya, ribuan pengunjung memadati lokasi Expo. Bahkan lokasi parkir di sekitar Dukuhturi Expo yang disiapkan, tidak mampu lagi menampung kendaraan pengunjung sehingga petugas keamanan harus memberhentikan kendaraan di gerbang masuk dan meminta para pengendara kendaraan roda empat utamanya, memarkir mobilnya di luar parkir Expo. Bahkan jalan Lapangan Asri depan area Expo sesekali mengalami kemacetan karena banyaknya pengunjung, tapi dengan kesigapan petugas dari Polsek Bumiayu kemacetan dapat segera diurai.

Seperti diketahui rencananya ‘Gebyar Dukuhturi Expo 2022’ akan berakhir Rabu malam (14/09/2022). Pengunjung Expo tidak hanya dari wilayah kecamatan Bumiayu saja yang datang, bahkan ada yang dari luar Kota Bumiayu seperti Sirampog, Paguyangan, Tonjong, Bantarkawung dan Kecamatan Salem.

(Bamsur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *